PENGARUH PROSES PENGELASAN FCAW TERHADAP MICRO STRUCTURE DAN MECHANICAL PROPERTIES PADA PLAT BAJA KARBON RENDAH ASTM A36 PADA PROSES REPLATING PADA LAMBUNG KAPAL BAJA

THE EFFECT OF FCAW WELDING PROCESS ON MICRO STRUCTURE AND MECHANICAL PROPERTIES OF LOW CARBON STEEL PLATE ASTM A36 IN REPLATING PROCESS OF THE STEEL HULL

Zaki Ardhisyahbana (6711040043)


Abstrak

Setiap kapal pasti memiliki jadwal kapan harus menerima perawatan rutin dan pengecekan menyeluruh dalam jangka waktu tertentu untuk meminimalisasi kemungkinan terjadinya kejadian- kejadian yang tidak diinginkan. Namun tidak menutup kemungkinan jika pada saat kapal sedang berlayar mengalami suatu kejadian darurat dimana pada bagian lambung kapal tepatnya pada bagian plat lambung kapal yang berada pada sedikit di atas garis air, mengalami pengurangan ketebalan lebih dari sama dengan 20% dari ketebalan plat awal. Studi ini tentang mensimulasikan bagaimana jika proses replating yang biasanya dilakukan saat kapal telah melakukan pengedokan, dilakukan ketika kapal masih berada di laut. Hanya saja penelitian ini tidak menggunakan air laut, tetapi air biasa yang dibedakan suhunya menjadi 3 macam yaitu bersuhu suhu kamar (32oC-35oC), bersuhu 16oC-20oC, dan bersuhu 5oC-10oC dengan menggunakan proses pengelasan FCAW dengan posisi 2G. Hasil pengujian tarik dari 3 coupon test, yang memiliki nilai kuat tarik paling tinggi adalah coupon test 2 yang sebagian base metal-nya tercelup air bersuhu 5oC-10oC sebesar 461,08 MPa. Untuk pengujian kekerasan dari 3 coupon test, didapat nilai kekerasan paling tinggi pada coupon test 2 pada daerah base metal yang tercelup air bersuhu 5oC-10oC sebesar 314,63 kgf/mm2. Kata-kata kunci : Proses replating, pengujian tarik, pengujian kekerasan


Abstract

Each ship must have a schedule when to receive regular maintenance and thorough checks within a certain time period to minimize the possibility of unwanted events. But it is possible if at the time the ship was sailing experience an emergency incident on the hull where exactly in the hull plates that are at a bit above the water line, experienced a reduction in thickness of more than or equal to 20% of the initial plate thickness. This study is about simulating what if replating process that is usually done when the ship has done docking, conducted when the ship is still at sea. It's just that this study did not use sea water, but normal water which temperature differentiated into three kinds, at room temperature (32oC-35oC), at 16oC-20oC and at 5oC-10oC using welding process FCAW with 2G position. Tensile test results from three test coupon, which has the highest tensile strength values is coupon test 2 that partially of its base metal submerged in the water at temperature 5oC-10?C at 461.08 MPa. For the hardness test of 3 coupon test, the highest hardness values obtained on coupon test 2 on base metal region that submerged in the water at temperature 5oC-10?C at 314.63 kgf/mm2. Key words : Replating process, tensile test, hardness test


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mohammad Thoriq Wahyudi
Dosen Pembimbing 2 : Usman Dinata

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.