ANALISIS PENGARUH VARIASI INTERPASS TEMPERATURE TERHADAP TERJADINYA INTERGRANULAR CORROSION DAN KETANGGUHAN PADA PENGELASAN DISSIMILAR METAL SA516 Gr.70 DENGAN SA240 TYPE 316

ANALYSYS OF INTERPASS TEMPERATURE VARIATION EFFECT TO THE OCCURRENCE OF INTERGRANULAR CORROSION AND THE WELDING TOUGHNESS OF THE DISSIMILAR METAL SA516 Gr.70 WITH SA240 TYPE 316

Bagus Anton Saputro (6711040031)


Abstrak

Baja tahan karat austenite banyak digunakan dalam proses pengelasan dissimilar metal di berbagai industri karena sifat ketahanan korosi yang sangat baik. Namun proses pengelasan akan menyebabkan austenite stainless steel SA240 type 316 rentan terhadap terjadinya intergranular corrosion. Sifat korosi dipengaruhi oleh masukan panas, interpass temperature, dan laju pendinginan. Pengaruh interpass temperature akan dipelajari pada pengelasan dengan variasi interpass temperature 32oC, 150oC, dan 200oC. Pengujian yang dilakukan adalah ASTM A262 B, SEM ? EDX, dan pengujian impact. Dari hasil pengujian tersebut didapatkan bahwa interpass temperature berpengaruh terhadap pengelasan dissimilar metal antara carbon steel SA516 Gr.70 dengan stainless steel SA240 type 316. Tingginya interpass temperature akan menimbulkan ukuran butir yang semakin kecil, ukuran butir yang kecil akan memberikan banyak tempat bagi presipitasi karbida krom (Cr23C6) untuk berkumpul pada batas butir dan semakin banyak endapan karbida crom yang terjadi maka material tersebut akan semakin rentan terhadap serangan korosi. Namun pengelasan dengan interpass temperature yang tinggi akan memberikan perbandingan yang terbalik terhadap nilai ketangguhannya. Dimana ukuran butir yang semakin kecil akan menghasilkan nilai ketangguhan yang semakin tinggi. Kata kunci : austenite stainless steel, intergranular corrosion, interpass temperature, dissimilar metal, impact, fusion line, weld metal, presipitasi, karbida krom


Abstract

Austenite stainless steels are many used in the welding process of dissimilar metal in various industries due to its very well anti corrosion properties. However, the welding process itself will cause austenite stainless steel SA240 type 316 is susceptible to the occurrence of intergranular corrosion. Corrosion properties are affected by heat input, interpass temperature, and cooling rate. Interpass temperature influences will be studied in welding with interpass temperature variations 32oC, 150oC, and 200oC. The tests conducted are ASTM A262 B, SEM ? EDX, and impact test. Refer to the result of these test showed that interpass temperature affects the dissimilar metal welding between carbon steel SA516 Gr.70 and stainless steel SA240 type 316. Higher interpass temperature will cause smaller particle size. Smaller particle size will give plenty space for chromium carbide precipitation (Cr23C6) to gather at the boundary particle. While more chromium carbide precipitation occurred then the material will be more susceptible to corrosion attack. However, welding process with high interpass temperature will give an inverse ratio to its toughness value. Wherein smaller the grain size will result in higher toughness values. Key words: austenite stainless steel, intergranular corrosion, interpass temperature, dissimilar metal, impact, fusion line, weld metal, precipitation, chromium carbide


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Wiwik Dwi Pratiwi
Dosen Pembimbing 2 : Moh. Miftachul Munir

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.