PENGARUH HOT WORK DAN COLD WORK TERHADAP PEMBUATAN KURVA DAC (DISTANCE AMPLITUDE CORRECTION) PADA ULTRASONIC TEST

TREATMENT EFFECT OF HOT WORK AND COLD WORK ON MAKING CURVES DAC (DISTANCE AMPLITUDE CORRECTION) ON ULTRASONIC TEST

R. Vito Indra Sudrajat (6711040026)


Abstrak

Ultrasonic test merupakan salah satu metode yang sering digunakan pada industri manufaktur. Pada material yang terkena cold work, dan hot work beberapa sifat mekanik akan mengalami perubahan. Pada pembuatan DAC (Distant Amplitude Correction) diperlukan BCB (Basic Calibration Block), dimana BCB harus identik termasuk dalam hal jenis material, perlakuan yang diterima seperti cold work, dan hot work yang diterima. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan kurva DAC (DISTANCE AMPLITUDE CORRECTION) yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan sensitifitas pada ultrasonik tes akibat dari perlakuan cold work (bending) dan hot work. Terdapat 5 spesimen yang masing-masing mendapat perlakuan yang berbeda-beda. Pada spesimen A material tidak mendapat perlakuan apapun, pada spesimen B mendapat perlakuan cold work, pada spesimen C mendapat perlakuan cold work dan hot work, pada spesimen D mendapat perlakuan bending pada suhu 5000 C, pada spesimen E mendapat perlakuan bending pada suhu 5000 C dan perlakuan hot work. Lalu dibandingkan hasil dari semua hasil pembuatan grafik DAC. Hasil yang didapatkan dari pembuatan kurva DAC adalah spesimen yang terkena perlakuan cold work atau spesimen B yang menghasilkan dB lebih kecil dibandingkan dengan material yang tidak diberi perlakuan apapun dan material yang terkena perlakuan hot work memiliki nilai dB yang lebih besar dari material yang tidak diberi perlakuan apapun.


Abstract

Ultrasonic testing is one method that is often used in the manufacturing industry. In material exposed to the cold work, and hot work some mechanical properties will change. In making DAC (Distant Amplitude Correction) required BCB (Basic Calibration Block), in which the BCB must be identical, including in terms of the type of material, the treatment received by such cold work and hot work received. In this research, the creation of curve DAC (DISTANCE AMPLITUDE CORRECTION) which aims to find differences in the sensitivity of the ultrasonic test result from the treatment of cold work (bending) and hot work. There are 5 specimens each got different treatment. At specimen A material does not receive any treatment, the specimen B treated cold work, on the specimen C treated cold work and hot work, on the specimen D treated bending at a temperature of 5000 C, the specimen E treated bending at a temperature of 5000 C and treatment hot work. Then compared the results of all the results of graphing DAC. The results obtained from specimens cuve DAC is affected by cold treatments work or specimen B which produces dB smaller than the untreated material and material that is exposed to any treatment hot work has value dB greater than the untreated material.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mohammad Thoriq Wahyudi
Dosen Pembimbing 2 : Imam Khoirul Rohmat

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.