PENGARUH PENAMBAHAN FREON (CCl2F2) PADA SHIELDING GAS PROSES PENGELASAN GTAW PADA MATERIAL ALUMINIUM ALLOYS 5083

INFLUENCE OF FREON (CCl2F2) ADDITION ON GAS SHIELDING OF GTAW WELDING PROCESS IN ALUMINUM ALLOYS 5083 MATERIAL

Ahmad Faisal Afandi (6711040022)


Abstrak

Setiap proses pengelasan apapun, tidak menutup kemungkinan untuk terjadi cacat las. Seperti porosity, slag inclusion, crack, undercut, atau berubahnya susunan metalurgi material tersebut. Pada aplikasinya dilapangan proses pengelasan GTAW pada material aluminium sering ditemukanya indikasi cacat las porosity meskipun sudah mengunakan variasi beberapa gas pelindung. Dibutuhkan suatu strategi sistem pengelasan untuk meghindari cacat tersebut. Untuk mengatasinya perlu dilakukan variasi penambahan gas freon (CCl2F2) pada shielding gas proses pengelasan GTAW (Gas Tungsten Arc Welding) yang akan dilakukan pada material Aluminium Alloys 5083, Pada penelitian ini digunakan empat variasi argon dan freon sebagai shielding gas. Guna untuk mengurangi dampak terjadinya porosity pengelasan GTAW pada material aluminium alloys 5083. Parameter pengelasan yang digunakan yaitu dengan variasi 99% argon tanpa penambahan freon, 90% argon dan 10% freon, 80% argon dan 20% freon, dan 70% argon dan 30% freon. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa penggunaan argon dan freon sebagai shielding gas, pada pengujian radiografi tidak ditemukanya defect berupa porosity. Hasil uji makro menunjukkan fusi yang sempurna (complete fushion) dan bebas dari cacat crack pada seluruh daerah pengelasan yaitu daerah penampang las hingga daerah HAZ. Pada empat spesimen uji makro dinyatakan accept dengan sambungan yang sempurna tanpa adanya cacat pengelasan. Pada hasil pengujian tarik variasi argon 99 % tanpa freon Memiliki rata-rata nilai yield strength sebesar 278,24 Mpa. Sedangkan hasil pengujian tarik variasi 90% argon dan 10% freon, 80% argon dan 20% freon, dan 70% argon dan 30% freon memiliki rata-rata nilai yield strength dibawah 228 Mpa.


Abstract

In every welding process, almost of it has a risk to get deformity weld. like porosity, slag inclusion, crack, undercut, or the material of metalurgy structure can be changed. In the real application, GTAW welding process on aluminium material often found an indication of porosity deformity weld althought has been use variation of several protector gas. Needs a welding system strategy to avoid that deformity. To resolve that, needs a variation addition of freon gas (CCl2F2 ) on shielding gas GTAW (Gas Tungsten Arc Welding) welding process which will apply to Aluminium Alloys 5083 material. This research used four variations of argon and freon as shielding gas. To decrease effect of porosity GTAW welding on Aluminium Alloys 5083 material. Welding parameter which used is variations 99% of argon without freon addition, 90% of argon and 10% of freon, 80% of argon and 20% of freon, and 70% of argon and 30% of freon. Based on result of this research, the conclution is use argon and freon as shielding gas. On radiography test not found a defect like porosity. Macro test result showed complete fushion and free of crack deformity on the all welding area are the weld longitudinal section to HAZ section. On four macro test speciment are accept with the perfect connection without any welding deformity. On tensile test result variation 99% of argon without freon has yield strength average value 278,24 Mpa. Althought tensile test result variation 90% of argon and 10% of freon, 80% of argon and 20% of freon, and 70% of argon and 30% of freon has yield strength average value under 228 Mpa.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Zuhri Noor
Dosen Pembimbing 2 : Endang Pudji Purwanti

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.