PENGARUH SUDUT GROOVE PADA PENGELASAN CORNER JOINT TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN

THE EFFECT OF GROOVE ANGLE ON CORNER JOINT WELDING TO MICRO STRUCTURE AND HARDNESS

Sigit Dwi Aristanto (6711040017)


Abstrak

PT. Alstom Power ESI adalah perusahaan global yang bergerak di bidang Power Boiler yang berpusat di Perancis. Saat ini PT. Alstom Power ESI sedang membangun proyek untuk membuat modul HSRG Power Boiler, yang dinamakan proyek ?Thai Oil?. Pada perakitan modul terdapat part support yang menghubungkan antara structure (frame) dengan harp, part support tersebut berfungsi sebagai penahan agar harp tidak goyang ataupun miring. Pada pembuatan support tersebut terdapat kekeliruan dari pihak produksi yang tidak sesuai dengan drawing, yang seharusnya sudut groove nya 45? dengan backgouging dirubah menggunakan sudut groove 30? tanpa backgouging. Pada penelitian ini proses pengelasan yang digunakan adalah proses las FCAW (Flux Core Arc Welding) dengan filler metal E 71 T dengan tipe penyambungan corner joint dan variasi sudut 30? tanpa backgouging, 30? menggunakan backgouging dan 45? menggunakan backgouging. Hasil pengujian ultrasonik dan magnetik ketiga material tersebut tidak terdapat cacat baik di surface dan subsurface, Dari hasil pengujian mikro etsa sudut 30? tanpa backgouging unsur ferrit yang banyak sedangkan pada sudut 30? dan 45? dengan backgouging unsur yang paling banyak pearlite, Dari hasil pengujian makro etsa luasan HAZ yang paling luas pada sudut 30? tanpa backgouging sebesar 61,92 mm2 dan yang terendah pada sudut 45? menggunakan backgouging sebesar 49,19 mm2. Dan pada pengujian kekerasan nilai kekerasan yang paling besar pada HAZ spesimen dengan sudut 45? menggunakan backgouging sebesar 332,22 HVN dan terendah pada spesimen dengan 30? tanpa backgouging sebesar 200,49 HVN.


Abstract

PT. Alstom Power ESI is a global company of power boiler fabricator that centered in France. Currently, PT. Alstom Power ESI is building a project to create a module HSRG Power Boiler, that named "Thai Oil". In the module assembly are part of support that connects the structure (frame) with the harp, the support part serves as a barrier so that no harp shake or tilt. In making such support there is a mistake on the part of production that is not in accordance with the drawings, which should be its groove angle of 45? with backgouging revamped using groove angle of 30? without backgouging. In this research, the welding process used is the process of welding FCAW (Flux Core Arc Welding) with filler metal E 71 T with corner joint connection types and variations angle of 30? without backgouging, 30? using backgouging and 45? using backgouging. The results of ultrasonic testing and magnetic third material was not there are defects in both surface and subsurface. From the test results of micro etching angle of 30 ? without backgouging the ferrite element that a lot while at an angle of 30 ? and 45 ? with backgouging elements most widely pearlite, From the macro-etching test results HAZ most extensive area at an angle of 30? without backgouging mm2 at 61.924 and the lowest at an angle of 45? using backgouging of 49.1939 mm2. And the hardness testing hardness of the greatest value in the HAZ specimen at an angle of 45? using backgouging amounted to 332,22 HVN and the lowest in specimens with 30? without backgouging amounted to 200,49 HVN.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mohammad Thoriq Wahyudi
Dosen Pembimbing 2 : Tri Karyono

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.