ANALISA VARIASI TEMPERATUR INTERPASS PADA PROSES PENGELASAN MATERIAL SA 53 GR. B NACE TERHADAP PENYUSUTAN DIMENSI DAN SIFAT MEKANIK

ANALYSIS OF INTERPASS TEMPERATURE VARIATION IN WELDING PROCESS OF MATERIAL SA 53 GR.B NACE ON THE SHRINKAGE OF DIMENSIONS AND MECHANICAL PROPERTIES

Adek Wahyu Pebriliyadi (6711040014)


Abstrak

Pada tahun ini, PT. Tuban Steel Work mendapatkan proyek untuk pembuatan Desuperheater untuk Project Banyu Urip. Material yang digunakan dalam project ini adalah material SA 53 Gr. B NACE. Pada saat proses fabrikasi Desuperheater terjadi penyusutan dimensi terhadap hasil lasan dari ukuran design. Hal ini diketahui saat dilakukan pengukuran dimensi fit up dan dimensi setelah proses pengelasan maka didapatkan perbedaan dimensi yang besar. Penelitian ini mempelajari tentang pengaruh variasi temperatur interpass terhadap ketebalan material. Variasi temperatur interpass yang dilakukan yaitu dengan 95?C, 200?C, dan 400?C. Setelah itu akan ditinjau dari segi penyusutan dimensi, kuat tarik, dan nilai kekerasan. Dari hasil pengukuran dimensi yang telah dilakukan, tampak bahwa pengelasan dengan variasi temperatur interpass 400?C memiliki nilai hasil penyusutan dimensi yang besar daripada variasi temperatur interpass 95?C dan 200?C memiliki nilai hasil penyusutan dimensi yang kecil. Dari hasil pengujian kekuatan tarik dan pengujian kekerasan berbanding lurus dengan nilai hasil penyusutan dimensi. Kata-kata kunci : temperatur interpass, penyusutan dimensi, kekuatan tarik, dan nilai kekerasan


Abstract

This year, PT. Tuban Steel Work get a project for manufacture Desuperheater for Banyu Urip Project. The material used in this project is a material SA 53 Gr. B NACE. At the time of the fabrication process Desuperheater happen dimensional shrinkage of the weld results from the size of the design. It is known when the measured dimensions fit up and dimensions after the welding process, the obtained difference large dimensions. This research study on the effect of variation interpass temperatures to material thickness. Variation interpass temperatures is made by 95?C, 200?C, and 400?C. After which it will be reviewed in terms of dimensional shrinkage, tensile strength and hardness values. From the results of dimensional measurements that have been done, it appears that welding with interpass temperature variation 400?C has a shrinkage dimensions value greater than the interpass temperature variation 95?C and 200?C has a shrinkage value of the small dimensions. From the test results of tensile strength and hardness testing is directly proportional to the value of the shrinkage dimensions. Keywords : interpass temperature, shrinkage dimension, tensile strength, dan hardness value


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Moh. Miftachul Munir
Dosen Pembimbing 2 : Mohammad Thoriq Wahyudi

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.