ANALISA DAN PEMBUATAN WPS UNTUK PERBAIKAN KERETAKAN PADA MOLEN PENGGILING TEBU DENGAN ELEKTRODA CIN-1, CIN-2 DAN E6010

ANALYSIS AND MAKING OF WPS FOR CRACK REPAIR ON SUGAR CANE MILL ROLL WITH ELECTRODE CIN-1, CIN-2 AND E6010

Wisnu Yulianto Nugroho (6711040013)


Abstrak

ANALISA DAN PEMBUATAN WPS UNTUK PERBAIKAN KERETAKAN PADA MOLEN PENGGILING TEBU DENGAN ELEKTRODA CIN-1, CIN-2 DAN E6010 Penyusun : Wisnu Yulianto Nugroho 6711040013 Pembimbing : Moh. Miftachul Munir,ST, MT., NIP: 196808301997021001 Zuhri Noor, ST, NIP. 195911131988031001 Abstrak Dalam proses penggilingan tebu untuk mendapatkan air nira dari tebu itu sendiri digunakan mill roll atau molen penggilng tebu dimana jenis material yang digunakan adalah gray cast iron class 3 FC 20, material ini dipilih karena memiliki ketahanan terhadap abrasi yang tinggi. Dan biasanya untuk melakukan proses repair dilakukan metode pengelasan yang sebelumnya dilakukan pengeboran dahulu pada ujung crack yang berguna untuk memutus laju dari crack itu sendiri. Proses pengelasan di PT. Boma Bisma Indra dilakukan dengan proses pengelasan SMAW yang menggunakan elektroda CIN-2 dan E6010 akan tetapi hasil dari pengelasan yang menggunakan elektroda CIN-2 sering terdapat crack pada daerah fusion line dan HAZ, hal ini berbanding terbalik dengan menggunakan elektroda E6010. Dalam penelitian untuk menganalisa penyebab kegagalan proses repair dilakukan beberapa pengujian diantaranya uji komposisi kimia, radiography test, metallography test, hardness test dan tensile test. Setelah dilakukan proses pengelasan dan pengujian didapatkan data yang bisa dijadikan pendukung dalam pembuatan WPS agar dalam pengelasan selanjutnya bisa dijadikan acuan. Setelah dilakukan pengujian diketahui bahwa hasil pengelasan yang terbaik adalah pengelasan yang menggunakan elektroda CIN-1, karena dari hasil radiografi hanya terdapat porosity pada daerah ujung lasan, pada uji metallography struktur yang terbentuk pada daerah weld metal terdapat struktur yang ada pada nodular cast iron yang memiliki bentuk grafit bulat, pada tensile test juga didapat hasil yang tertinggi dan terjadi patah di base metal, dan untuk pengujian hardness nilainya masih memenuhi dari nilai maksimum yang diperbolehkan hanya saja pada daerah HAZ nilainya berada sedikit diatas kriteria. Kata kunci : Cast iron, Crack, Metallography, Tensile, Hardness, Grafit, Fusion Line. ?


Abstract

ANALYSIS AND MAKE OF WPS FOR CRACKING REPAIR ON SUGAR CANE MILL ROLL WITH ELECTRODE CIN-1, CIN-2 AND E6010 Author : Wisnu Yulianto Nugroho 6711040013 Advisor : Moh. Miftachul Munir,ST, MT., NIP: 196808301997021001 Zuhri Noor, ST, NIP. 195911131988031001 Abstract In the process of grinding the cane to get water from the sugar cane juice itself used a mill roll which types of materials used are gray cast iron class 3 FC 20, This material chosen because it has a high resistance to abrasion. And is usually done to make the process of repair welding method previously conducted drilling in advance at the crack tip is useful to cut the rate of crack. Welding process in PT. Boma Bisma Indra performed by SMAW welding process that uses electrodes CIN-2 and E6010 will be but the result of welding electrodes CIN-2 is often found crack in areas Fusion line and HAZ, it is inversely proportional to using E6010 electrode. In a study to analyze the causes of failure of the repair process is done several tests including chemical composition test, test radiography, metallography test, hardness test and tensile test. After welding process and test data obtained can be used as support in making WPS order in welding can then be used as a reference. After testing it is known that the weld is best to use a welding electrode CIN-1, because of the radiographic results are just the tip of porosity in the weld area, on metallography test structure formed on the metal weld area there are existing structures in nodular cast iron which has the form of spherical graphite, the tensile test was also obtained the highest results and fractures in the base metal, and for testing the hardness value is still fulfilling than the maximum value allowed only in areas HAZ value is slightly above criteria. Key word : Cast iron, Crack, Metallography, Tensile, Hardness, Grafit, Fusion Line.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Moh. Miftachul Munir
Dosen Pembimbing 2 : Zuhri Noor

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.