ANALISIS PENGARUH HASIL PENGELASAN ULANG TERHADAP NILAI KEKERASAN (HARDNESS) DAN KETAHANAN KOROSI INTERGRANULAR SS 304

ANALYSIS OF THE EFFECT OF REPAIR WELDING RESULT OF HARDNESS VALUE AND INTERGRANULAR CORROSION RESISTANCE OF SS 304

Muchammad Arief Febri Setiawan (6710040036)


Abstrak

Pengelasan stainless steel banyak digunakan untuk mengoptimalkan kebutuhan dengan pertimbangan ekonomi. Sifat mekanik dan struktur mikro sangat dipengaruhi oleh adanya pengoperasian pengelasan ulang jika terdapat kesalahan atau cacat pada hasil lasan. Pengaruh adanya proses pengelasan ulang terhadap perubahan struktur mikro, nilai kekerasan, dan ketahanan korosi Dalam pengelasan stainless steel tipe 304 menggunakan pengelasan GTAW pada root dan FCAW pada filler pengisian dan capping dengan memvariasikan jumlah banyak repair yang digunakan, yaitu repair 1kali, repair 2 kali repair 3 kali, dan untuk pembanding digunakan tanpa repair. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa semakin banyak repair yang di lakukan mempengaruhi struktur mikro dan sifat mekanik baik pada HAZ dan logam las (weld metal). Banyaknya repair menyebabkan input panas semakin besar pada daerah HAZ. Daerah HAZ stainless steel di dekat fusion line cenderung membentuk presipitasi karbida krom (Cr23C6). Nilai kekerasan yang tertinggi terjadi pada repair 3 kali yang terjadi pada base metal dan HAZ di dekat fusion line. Nilai ketahanan korosi yang terkecil pada proses tanpa repair dengan kehilangan berat 0.044 g. Nilai kehilangan berat yang terbesar terjadi pada proses repair 3x, begitu juga laju korosi yang tertinggi terjadi pada proses repair 3 kali dengan laju korosi sebesar 1.8696 mm/y. Kata kunci: SS 304, HAZ, mikro, kekerasan, kehilangan berat, laju korosi, karbida krom (Cr23C6)


Abstract

Welding pf stainless steel is many used to optimize needed with economic consideration. Mechanical properties and microstrukture.is effected by repaire welding operation if there are some failuresor discontinuities in welding. The effect of repair welding is changes of microstrukture, hardness value and corrosion resistance. Ing of welding of stainless steel type 304 using GTAW on root and FCAW on filling layer and capping whit variation in how much of repair that used, that is one time repair, two time repaire, three time repair and for comparing use without repair. From testing result show that more repaire will be affected microstrukture and mechanical properties on HAZ and weld metal, more repair cause heat input more langer onHAZ area. HAZ area of stainless steel near fusion line near fusion line tend forming carbide precipitation (Cr23C6). The highest hardness value its in three time repair in base metal and HAZ near fusion line. The smallest corrosion resistance value in without repair process with weightloss of 0,44g.the highest value of weight loss is in three time repaire at the moment the highest corrosion rate its happen on three time repair with corrosion rate 1,8696 mm/y. Key word: SS 304, HAZ, micro, hardness, weight loss, corrosion rate, chromium carbide (Cr23C6)


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Wiwik Dwi Pratiwi
Dosen Pembimbing 2 : Bachtiar

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.