ANALISIS PENGARUH INTERPASS TEMPERATURE TERHADAP KETANGGUHAN DAN KECENDERUNGAN TERJADINYA INTERGRANULAR CORROSION PADA MATERIAL SA240 TYPE 304

ANALYSIS OF INTERPASS TEMPERATURE EFFECT TO THE TOUGHNESS AND SUSCEPTIBILITY OF INTERGRANULAR CORROSION ON MATERIAL SA 240 TYPE 304 STAINLESS STEELS SA240 TYPE 304

Choirul Mustofa (6710040028)


Abstrak

Baja tahan karat austenite banyak digunakan dalam berbagai industri karena sifat ketahanan korosinya yang sangat baik. Namun proses pengelasan akan menyebabkan austenite stainless steel SA 240 Type 304 rentan terhadap terjadinya korosi batas butir (intergranular corrosion). Sifat korosi dipengaruhi oleh masukan panas, interpass temperature dan laju pendinginan. Pengaruh interpass temperature akan dipelajari pada pengelasan dengan variasi interpass temperature 32oC, 145oC dan 200oC. Pengujian yang dilakukan adalah ASTM A262B, pengamatan makro, mikro, SEM (Scanning Electron Microscopy ), dan pengujian impact. Dari hasil pengujian tersebut didapatkan bahwa interpass temperature berpengaruh terhadap material stainless steel type 304. Pada spesimen 1 tingkat laju korosi 0.2268 mm/year, spesimen 2 tingkat laju korosi 0.6096 mm/year, serta spesimen 3 tingkat laju korosi 1,14 mm/year. Nilai ketangguhan spesimen 1 sebesar 1,43 J/mm2, spesimen 2 sebesar 1,76 J/mm2, Spesimen 3 sebesar 1,79 J/mm2. Material akan mempunyai nilai ketangguhan yang tinggi jika mengalami pengelasan dengan interpass temperature tinggi. Namun pengelasan dengan interpass temperature yang tinggi ini akan memberikan perbandingan yang terbalik terhadap ketahanan korosinya. Nilai ketangguhan yang tinggi dipengaruhi oleh ukuran butir-butirnya yang semakin kecil, akan tetapi butir-butir yang kecil ini semakin memberikan banyak tempat bagi endapan kromium karbida (Cr23C6) untuk terkumpul pada batas butir, dan semakin banyak endapan yang terjadi maka material tersebut akan semakin kehilangan ketahanan korosinya. Kata-kata kunci: intergranular corrosion, interpass, kromium karbida, batas butir


Abstract

Austenitic stainless steel mostly used in various industries because of their corrosion resistance properties are excellent. But the welding process will be austenitic stainless steel SA 240 Type 304 susceptible to intergranular corrosion. Corrosion resistance properties caused by heat input, interpass temperature and cooling rate Effect of and changes the microstructure will be studied in welding with interpass temperature variation of 32oC, 145oC and 200oC. Tests were performed is ASTM A262B, observations macro, micro, SEM (Scanning Electron Microscopy), and impact testing. The test results obtained that the interpass temperature any effect on the stainless steel type 304. specimen 1 have corrosion rate 0.2268 mm / year, specimen 2 have corrosion rate 0.6096 mm / year, specimen 3 have corrosion rate 1.14 mm / year. specimen 1 have toughness value 1.43 J / mm 2, specimen 2 have toughness value 1.76 J / mm 2, specimen 3 have toughness value 1.79 J / mm 2. Material will have a high toughness values when the high welding with interpass temperature is performed. But welding with high interpass temperature will give inverse ratio to the corrosion resistance. High toughness values are influenced by finer grain structure, but finer grain structure are increasingly giving many places for precipitation of chromium carbide (Cr23C6) to accumulate at grain boundaries and more precipitation, material will lose their corrosion resistance. Key-words : intergranular corrosion, interpass, chromium carbide, grains boundary?


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Wiwik Dwi Pratiwi
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.