Pengaruh Teknik Temperbead Welding pada Pengelasan Material SA 516 Grade 70 Sebagai Pengganti PWHT terhadap Toughness, Hardness dan Struktur Mikro

The Effect of Welding Temperbead Technic on Material SA 516 Grade 70 Welding to subtitute PWHT to the toughness, hardness and micro structure

Moh. Alikhsan Arisandi (6710040023)


Abstrak

Teknologi dalam pengelasan sangat berkembang dengan pesat dimana untuk memperbaiki hasil pengelasan yaitu dilakukan proses Post Weld Heat Treatment (PWHT), yang juga bertujuan untuk mengurangi nilai residual stress akibat dari proses pengelasan. Tetapi proses PWHT sangat mahal sehingga ada metode lain yang bisa menggantikan proses PWHT yaitu dengan metode pengelasan Temperbead Welding(TBW). Hal tersebut berkaitan dengan mahalnya harga proses PWHT dalam dunia industri jika barang yang akan di PWHT berukuran besar seperti tangki LPG, tangki amoniak dan tangki-tangki lainya. Biasanya dalam pembuatanya menggunakan material SA 516 grade 70 yang memang diperuntukan untuk bejana tekan dan harus mempunyai nilai keamanan yang tinggi dengan menggunakan perlakuan PWHT. Penelitian ini membandingkan proses pengelasan dengan pengaruh PWHT dan teknik pengelasan dengan menggunakan metode temperbead welding. Metode temperbead welding yang digunakan yaitu consistent layer technique dan half bead technique. Dengan membandingkan dari nilai ketangguhan, kekerasan dan stuktur mikro. Dari hasil penelitian yang ini disimpulkan bahwa teknik temperbead dengan kedua teknik tersebut bisa mengantikan proses PWHT. Dengan hasil struktur mikro yang terjadi pada daerah HAZ menjadi fine grain. Jika dihubungkan dengan nilai hardness akan menjadi lunak akibat dari proses temper yang terjadi pada daerah HAZ. Dengan nilai hardness rata-rata yang terjadi pada half bead technique 181.39 HVN, consistent layer technique sekitar 187.80 HVN dan PWHT 183.17 HVN.Hal tersebut terlihat sekali selisih nilai kekerasannya pada proses temperbead welding sangat kecil. Sedangkan pengujian impact padasuhu ruangan terlihat sekali nilai impact pada proses PWHT jika dibandingkan dengan nilai impact yang paling jauh yaitu antara PWHT 1.90 J/mm2 dan consistent layer technique 1.83 J/mm2 dengan selisih 0.07 J/mm2. Sedangkan untuk half bead technique nilai impactnya diatas nilai consistent layer technique sehingga keduanya bisa mengantikan proses PWHT.


Abstract

Technology in welding very rapidly where to fix the results of the performed process welding Post Weld Heat Treatment (PWHT), which also aims to reduce the value of residual stress due to welding processes. But the process of PWHT is very expensive so there is another method which can replace by PWHT process with method of welding Temperbead Welding (TBW). It deals with the expensive price of the process PWHT in the industrialized world. if the items to large-sized PWHT like a LPG tanks, ammonia tanks and other tanks. Usually use material SA 516 grade 70 which is pressure vessel and must have a value of high safety using treatment PWHT. This study compared the effect of the welding process with PWHT and welding techniques using welding temperbead. Temperbead welding method used is consistent layer technique and half bead technique. By comparing the value of toughness, hardness and micro structure. From the results of this study concluded that the technique temperbead with these two techniques could replace PWHT process. With the results of microstructure that occurred in the HAZ into fine grain. Relation to the value of hardness will be soft due to the tempering process that occurs in the HAZ. With an average hardness value that occurs in the half bead technique 181.39 HVN, consistent layer technique around 187.80 HVN and PWHT 183.17 HVN. It is seen all the difference in the hardness value temperbead welding process is very small. While the impact testing at room temperature once visible impact on the value of PWHT process when compared with the impact of the most distant value of between PWHT 1.90 J/mm2 and a consistent layer technique is 1.83 J/mm2 with a gap of 0.07 J/mm2. As for the half bead technique impact value above the value of consistent layer technique so that they can replace processes PWHT.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Moh. Miftachul Munir
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.