PENGARUH WELDING SEQUENCE TERHADAP DISTORSI PADA PIPA STAINLESS STEEL TYPE 304 DENGAN GTAW DI PT. WILMAR NABATI GRESIK

EFFECT OF WELDING SEQUENCE OF DISTORTION OF TYPE 304 STAINLESS STEEL PIPE WITH GTAW AT PT. WILMAR NABATI GRESIK

Vinsentius Septian Ardiarto (6710040021)


Abstrak

Dalam suatu proses pengelasan permasalahan utama yang timbul adalah distorsi (deformasi). Distorsi yang terjadi tidak dapat dihilangkan namun dapat diminimalisasi dengan prosedur pengelasan yang benar. Material yang digunakan adalah pipa Stainless Steel 304 dengan menggunakan elektroda 308. Pemodelan dilakukan dengan memvariasikan urutan pengelasan, antara lain urutan pengelasan menerus, simetri, dan berlawanan arah jam. Setelah itu dilakukan simulasi deformasi menggunakan metode elemen hingga (MEH) dengan menggunakan perangkat lunak ANSYS pada setiap set benda kerja untuk melihat perbedaan antara ketiganya. Dari hasil penelitian maka didapatkan hasil deformasi secara aktual dan pada ANSYS. Untuk deformasi secara aktual didapatkan pada welding sequence 1 sebesar 25 mm, welding sequence 2 sebesar 11.5 mm dan pada welding sequence 3 sebesar 13.5 mm. Untuk deformasi pada ANSYS didapatkan pada welding sequence 1 sebesar 22.91 mm, welding sequence 2 sebesar 8.777 mm dan pada welding sequence 3 sebesar 9.97 mm. Nilai deformasi terkecil pada ANSYS maupun aktual terdapat pada welding sequence 2. Kata Kunci : Distorsi, Stainless steel 304, Metode elemen hingga


Abstract

In the process of welding the main problem that arises is the distortion (deformation). Distortions can not be eliminated but can be minimized with proper welding procedure. The material used is pipe 304 Stainless Steel using 308 electrodes. Modeling is done by varying the sequence of welding, including welding continuous sequence, symmetry, and opposite hours. After the deformation simulation using finite element method (FEM) using ANSYS software in each set workpiece to see the difference between the three. From the research results actual deformation and results in ANSYS. For the actual deformation obtained in the welding sequence 1 by 25 mm, the welding sequence 2 of 11.5 mm and the welding sequence 3 at 13.5 mm. For deformation in ANSYS obtained in the welding sequence 1 was 22.91 mm, the welding sequence 2 of 8,777 mm and the welding sequence 3 by 9.97 mm. The smallest value of deformation in ANSYS and the actual is welding sequence 2. Keywords : Distortion, 304 Stainless steel, the finite element method


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Muhamad Ari
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.