PENGARUH PERBEDAAN MEDIA PENDINGIN PENGELASAN FLUX CORED ARC WELDING (FCAW) PADA MATERIAL STAINLESS STEEL TYPE 304 TERHADAP KOROSI INTERGRANULAR

EFFECT OF THE DIFFERENCES OF COOLING MEDIA FLUX CORED ARC WELDING (FCAW) ON STAINLESS STEEL MATERIAL TYPE 304 TO THE INTERGRANULAR CORROSION

Dennis Priyangga (6710040018)


Abstrak

Didalam dunia perindustrian modern pengelasan pada material austenitic stainless steel type 304 mulai menjadi aplikasi yang sering dijumpai. Pada pengelasan ini memiliki kemungkinan terjadinya korosi, yaitu korosi interganular. Korosi intergranular itu sendiri akan terjadi jika material tersebut pada temperatur 550? - 850? C memiliki tenggang waktu yang cukup untuk karbida khrom mengedap pada batas butir. Penelitian ini akan mempelajari pengaruh media pendingin terhadap kepekaan serangan korosi intergranular. Media pendingin yaitu menggunakan air, udara dan udara paksa. Setelah itu korosi batas butir akan ditinjau dari Standart ASTM Volume 01.03 A262. Pengelasan dilakukan dengan proses FCAW (Flux Core Arc Welding) karena memiliki nilai heat input yang tinggi. Dari hasil pengujian korosi yang telah dilakukan, tampak bahwa pengelasan menggunakan media pendinginan udara ruang memiliki nilai weight loss yang tinggi dan media pendinginan dengan udara paksa memiliki nilai weight loss yang rendah sedangkan media berpendingin air memiliki nilai weight loss diantara keduanya dan dari pengujian metallography memiliki hasil yang berbanding lurus dengan pengujian korosi. Pada pengujian hardness test dilakukan pada material yang memiliki nilai weight loss yang paling kecil Kata Kunci: Intergranular corrosion, FCAW, stainless steel 304, media pendingin, ASTM volume 01.03 A262, weight loss, hardness test.


Abstract

In the modern industrial world, welding on austenitic stainless steel type 304 materials begin to be applications that are often encountered. In this welding has the possibility of corrosion, that is intergranular corrosion. Intergranular corrosion will occur when the material is at a temperature 550? - 850? C has a grace period that is sufficient to chromium carbides at the grain boundaries. This research will study about different effect from cooling treatment to intergranular corrosion?s sensitivity. Cooling treatment using water, air and forced air. After that intergranular corrosion will be review from ASTM Volume 01.03 A262. Flux Cored Arc Welding are using in this welding because it have a high heat input. From the results of corrosion testing has been done, it appears that welding using air cooling has a high value of weight loss. But with a forced air cooling having a low value of weight loss while water-cooled has a value of weight loss between the two and have the results of the metallography test straight to corrosion testing. Hardness test doing for material with the lowest nominal weight loss. Key word: Intergranular corrosion, Flux Cored Arc Welding, Austenitic Stainless Steel type 304, Cooling Treatment, ASTM volume 01.03 A262, weight loss, hardness test.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Wiwik Dwi Pratiwi
Dosen Pembimbing 2 : Muhamad Ari

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.