Pengaruh temperatur normalizing pada specimen multiple repair SA 516 grade 70 yang overhardness setelah PWHT

THE EFFECT OF NORMALIZING TEMPERATURE ON MULTIPLE REPAIR SPECIMEN SA 516 GRADE 70 THAT EXPERIENCES OVERHARDNESS AFTER PWHT

Mohammad Dzauqi Adam (6710040004)


Abstrak

ABSTRAK Heat exchanger merupakan suatu alat penunjang industri dimana berfungsi sebagai media pemindah panas dan dapat digunakan sebagai pemanas dan pendingin. Dalam membangun sebuah heat exchanger digunakan sebuah material dengan specialis pressure steel yang mempunyai sifat yang tangguh pada low temperatur yakni baja SA 516 grade 70. Dalam fabrikasi heat exchanger selalu menemui proses repair pengelasan dengan jumlah tidak menentu sehingga mempengaruhi mechanical properties suatu material. Untuk memperbaiki mechanical properties suatu material yang berkurang maka dibutuhkan suatu perlakuan panas yakni PWHT (Post Weld Heat Treatment) dan normalizing. Akan tetapi dalam industri kedua perlakuan panas tersebut merupakan salah satu requirement suatu code atau standart yang harus dilakukan. Pada penelitian ini bertujuan mencari mechanical properties yang baik dengan 4 variabel yakni, specimen 1 PWHT (Post Weld Heat Treatment), specimen 2 normalizing 60 menit, specimen 3 normalizing 30 menit dan alternatif pengelasan temper bead welding dengan metode controlled deposite. Keempat variabel akan dilakukan pengujian metalography test, hardness test, dan impact test. Hasilnya, specimen yang dikenai temperatur normalizing memiliki sifat yang reccomended dibanding specimen specimen yang lain. Karena memiliki nilai kekerasan yang rendah dan mempunyai sifat yang tangguh dengan temperatur yang berbeda di setiap bagian material yakni base metal, HAZ dan weld metal. Semakin lama material mengalami holding time dengan temperatur normalizing maka semakin baik pula mechanical properties nya. Kata kunci : heat exchanger, PWHT (Post Weld Heat Treatment), normalizing, temper bead welding, metalography test, hardness test dan impact test.


Abstract

Heat exchanger is one of the industry?s supportive instrument which functions is as heat transfer medium and also may functioned as heater and cooler. In the make of heat exchanger which using a material that specialized as pressure vessel steel that has great toughness at low temperatur called SA 516 grade 70 steel. In the fabrication of heat exchanger, there is always welding repair with un-specified number that affect mechanical properties of the material. To improve the material?s mechanical properties that already lost somehow,and so post weld heat treatment and especially normalizing is needed. But then in the industry-world reality, both heat treatments are the one of requirement some code or standart which is mandatory. This final project intent on achieving the best mechanical properties with 4 main variable that is, specimen 1 will be given PWHT, specimen 2 will be given normalizing with 60 minutes of holding time, specimen 3 will be given normalizing with 30 minutes of holding time, and the last specimen will be given tempeer bead welding with controlled deposite methode as an alternate. Four of the specimens will metallography tested, hardness tested, and impact tested. The result is, specimen that normalized has recommended properties compared to others specimen. That is because the normalized specimen has low hardness value and has good toughness with varies temperatur in each of base metal, weld metal, and HAZ. The more holding time with normalizing temperatur will resulting in enhancement of material?s mechanical properties. Keywords: heat exchanger, PWHT (Post Weld Heat Treatment), normalizing, temper beat welding, metallography test, hardness test, and impact test.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Moh. Miftachul Munir
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.