ANALISA PENGARUH INTERPASS TEMPERATURE PADA MATERIAL LOW ALLOY STEEL TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO

ANALYSIS THE EFFECT OF INTERPASS TEMPERATURE IN LOW ALLOY STEEL MATERIAL ON MECHANICAL PROPERTIES AND MICROSTRUCTURE

Mohammad Nur Ega Saffudin Azhar (6709040024)


Abstrak

ABSTRAK Material HARDOX450 merupakan material berkatagori fine-grain low-alloy steel. Material ini dibuat tidak dengan proses steel making biasa, namun diproses dengan proses khusus yang disebut TMCP (Themo-Mechanical Control Process), setelah itu dilanjutkan dengan proses perlakuan panas dengan cara hardening quenching dan temperig, sehingga material ini memiliki sifat mekanik yang bagus. Berdasarkan keunggulan tersebut, di dunia pertambangan, material low alloy steel (Hardox450) ini sering digunakan untuk pembuatan dan repair attachment wheel loader terutama pada bucket. Untuk aplikasi tersebut, diperlukan teknik pengelasan yang baik dan benar agar dapat meminimalisasi penurunan kualitas dari sifat mekanik dan struktur mikro material akibat pengelasan. Banyak faktor yang berpengaruh terhadap sifat mekanik dan struktur mikro, salah satunya adalah penggunaan interpass temperature. Pada pengelasan multi layer, interpass temperature sangat berpengaruh terhadap sifat mekanik dan struktur mikro material. Dalam penelitian ini dilakukan pengelasan multi layer pada tiga sambungan las, dimana masing-masing sambungan memiliki variasi interpass temperature yang berbeda yaitu 100?C, 150?C, dan 200?C. Selanjutnya dilakukan pengamatan visual, hardness test,metallography test, dan wear resistance test. Dari hasil pengelasan dan pengujian spesimen T joint material Hardox450 menghasilkan output berupa WPS dan PQR. Dari hasil foto makro didapatkan luas HAZ terkecil terdapat pada spesimen dengan interpass temperature 100oC. Hasil foto mikro memperlihakan bahwa semakin besar interpass temperature maka semakin besar pula struktur mikro pada daerah HAZ dan weld metal. Dari hasil hardness test menunjukkan bahwa nilai HVN terbesar pada daerah HAZ dan weld metal terjadi pada spesimen dengan interpass temperature 100oC. Hasil pengujian wear resistance menunjukkan bahwa volume loss terkecil terdapat pada spesimen dengan interpass temperature 100oC. Kata kunci: Hardox450, interpass temperature, sifat mekanik, struktur mikro, WPS, PQR


Abstract

ABSTRACT HARDOX450 is fine-grain material categorized as low-alloy steel. This material is made by unusual process of steel making, but its processed by a special process called TMCP (Themo-Mechanical Control Process), then continued with the process of hardening by heat treatment and quenching temperig, so that this material has good mechanical properties. Based on these advantages, in the world of mining, low alloy steel material (Hardox450) is often used for the manufacture and repair of wheel loader attachment, especially in the bucket. For such applications, required welding technique is good and right in order to minimize degradation of the mechanical properties and the microstructure of the material caused by welding. Many factors affect the mechanical properties and microstructure, one of which is the use of interpass temperature. In the multi-layer welding, interpass temperature affects the mechanical properties and the microstructure of the material. In this research, the three multi-layer welding welded joints, where each connection has a different variation of interpass temperature of 100?C, 150?C and 200?C. After that examined by visual observation, hardness test, metallography test, and wear resistance test. Testing of T joint welded specimen Hardox450 generate output material WPS and PQR. From the results obtained extensive macro photos contained in the smallest HAZ specimens with interpass temperature 100?C. The images demonstrates that the higher interpass temperature aplication resulting greater local microstructure on HAZ and weld metal. Based on hardness test results showed that the greatest value in the area HVN HAZ and weld metal occurs in specimens with interpass temperatures of 100?C. Wear resistance test results indicate that there is a smallest volume loss in the specimen with interpass temperature 100?C. Keywords: Hardox450, interpass temperature, mechanical properties, microstructure, WPS, PQR.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mohammad Thoriq Wahyudi
Dosen Pembimbing 2 : Muhammad Mahfud

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2009


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.