ANALISIS KEKUATAN BRAZING TUNGSTEN CARBIDE DENGAN DUPLEX STAINLESS STEEL PADA FLIGHT BEARING CSU PELABUHAN MENGGUNAKAN FILLER METAL PERAK DI PT. PETROKIMIA GRESIK

ANALIYSIS STRENGTH OF BRAZING TUNGSTEN CARBIDE WITH DUPLEX STAINLESS STEEL ON FLIGHT BEARING CSU PORT USING FILLER METAL SILVER AT PT. PETROKIMIA GRESIK

Faris Suhendra (6709040012)


Abstrak

Pemilihan material yang tepat pada flight bearing merupakan tindakan yang sangat penting diperhatikan. Dalam aplikasi flight bearing material yang digunakan duplex stainless steel dan tungsten carbide. Teknik brazing digunakan pada penyambungan antara duplex stainless steel dengan tungsten carbide. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sifat mekanik yang dapat diamati dari hasil uji tarik-geser (shear test) pada sambungan lap-joint dengan memvariasikan lebar celah (gap) dan temperature brazing. Proses brazing yang digunakan pada penelitian ini adalah torch brazing. Bahan yang digunakan sebagai logam induk adalah duplex stinless steel UNS S32760 dengan dimensi 200 mm x 30 mm x 20 mm yang akan disambung dengan tungsten carbide dengan dimnesi 8 mm x 8 mm x 20 mm. Sedangkan logam pengisi yang digunakan adalah paduan perak dengan komposisi Ag-40, Cu-30, Zn-29,5. Pada penelitian ini gap yang digunakan adalah sebesar 1 mm, 2 mm, 3 mm dengan suhu brazing sebesar 750C dan 850C. Metode pengujian yang digunakan untuk mengetahui kekuatan sambungan adalah shear test. Hasil pengujian menunjukan benda uji patah pada daerah braze joint dimana beban patah tarik-geser semakin meningkat dengan adanya variasi lebar celah (gap), sedangkan variasi temperature btaing menunjukan adanya perubahan kekuatan yang signifikan dengan lebar celah (gap) yang sama.Tegangan tarik-geser terbesar adalah 24,875 MPa diperoleh paa lebar celah (gap) 3 mm dengan temperature brazing 750C.


Abstract

Proper material selection on flight bearing is very important act of note. In the aplication of flight bearing materials used in duplex stainless steel and tungsten carbide. The technique used is splicing is brazing between duplex stainless steel with tungsten carbide. The research was conducted to determine the mechanical properties which can be observed from shear test result on a lap joint connection with varying gap and brazing temoerature. Brazing process used in this research is the torch brazing. The material used as the base metal is duplex stainless steel UNS S32760 with dimention 200 mm x 30 nmm x 20 mm to be connected with tungsten carbide with dimentions 8 mm x 8 mm x 20 mm. Whereas filler metal is a silver alloy used in composition Ag-40, Cu-30, Zn-29,5. This research is equal to i mm, 2 mm, 3 mm with temperatures of brazing 750C and 850C. The research method used to determine the strength of the connection is shear test. The test result showed that the test piece broken at the braze joint where the braze broken shear tensile load is increasing due to variations of temperature variation, whereas gap brazing showed a significant shear strength changes with the same gap. Tensile shear stress is biggest 24,875 MPa obtained on 3 mm with brazing temperature 750C.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Bachtiar
Dosen Pembimbing 2 : Muhamad Ari

Program Studi : D4 - TEKNIK PENGELASAN
Angkatan : 2009


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.