Modifikasi Crane Pengangkat Rescue Boat pada Kapal Crewboat Suberko-01

MODIFICATION OF CRANE THAT LIFTS RESCUE BOAT FOR SUBERKO-01 CREWBOAT SHIP

Avilia Ulvatin Choiro (6612040021)


Abstrak

PT. X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perkapalan. Salah satu kapal yang diproduksi yaitu kapal crewboat suberko-01. Pada kapal tersebut terdapat satu buah manual slewing crane. Dimana fungsinya untuk menaikkan dan menurunkan rescue boat. Penggerak pada crane tersebut masing menggunakan tenaga manusia. Dari segi keamanan masih kurang dikarenakan crane tersebut membutuhkan satu sampai dua orang untuk menggerakkan sedangkan fungsinya pun untuk sesegera mungkin menaikkan dan menurunkan rescue boat saat menolong orang di laut. Selain iu juga terdapat ketidaksinkronan antara kapasitas angkat crane dengan spesifikasi rescue boat. Dari uraian latar belakang di atas maka diperlukan adanya peningkatan pada sistem penggerak. Dimana yang sebelumnya masih menggunakan tenaga manusia. Sedangkan untuk mencapai kebutuhan agar dapat beroperasi lebih handal dari sebelumnya diperlukan perubahan pada sistem penggeraknya menjadi elektrik. Selain crane tersebut beroperasi lebih handal karena lifting speed dapat ditentukan dapat juga meminimalisir tenaga manusia yang dibutuhkan untuk menggerakkan crane tersebut. Berdasarkan hasil perencanaan dan perhitungan diperoleh hasil, yaitu untuk pengangkatan dengan SWL 705 kg menggunakan penggerak elektrik dengan lifting speed 10 m/min dan daya yang dibutuhkan 1,46 kW. Dan berdasarkan perhitungan manual tegangan yang terjadi pada struktur slewing crane sebesar 14,01 MPa setelah dianalisa diperoleh sebesar 18,62. Defleksi yang terjadi sesuai dengan perhitungan manual sebesar 1,965. Berdasarkan analisa defleksi yang terjadi sebesar 2,19.


Abstract

PT. X is a company engaged in the field of shipping. One of the ships produced that ship crewboat suberko-01. On the ship there is one manual slewing crane. Which functions to raise and lower the rescue boat. Movers in the respective crane using manpower. In terms of security is still lacking because the crane takes one to two people to drive while their functions as soon as possible to raise and lower the rescue boat when helping people at sea. In addition there are also discrepancies between iu lifting capacity crane with a rescue boat specifications. From the description above background it is necessary to increase the drive system. Where previously still using manpower. Meanwhile, to achieve the needs in order to operate more reliable than ever necessary changes to be an electric propulsion system. In addition to operating the crane is more reliable because lifting speed can be determined can also minimize the manpower required to move the crane. Based on the results of planning and calculation result, namely to the appointment with 705 kg SWL use electric drive with a lifting speed of 10 m / min and the required power of 1.46 kW. And based on manual calculations voltages that occur in the structure of slewing crane of 14.01 MPa after analysis obtained at 18.62. Deflection occurs in accordance with the manual calculation of 1.965. Based on the analysis of deflection that occured at 2.19.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :I Putu Sindhu Asmara
Dosen Pembimbing 2 : Fais Hamzah

Program Studi : D4 - TEKNIK DESAIN DAN MANUFAKTUR
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.