PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI UNTUK PENETAPAN HARGA JUAL DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (STUDI KASUS PADA CV X)

THE DETERMINATION OF MAIN PRODUCTION COST FOR DETERMINING SELLING PRICE USING ACTIVITY BASED COSTING METHOD (STUDY CASE IN CV X)

Eko Prasetyo Adi Putra (6611040054)


Abstrak

Salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri manufaktur di Surabaya adalah CV X. Perusahaan tersebut masih menggunakan metode konvensional dalam menentukan harga pokok produksinya. Dengan menggunakan metode konvensional, penentuan harga pokok produksi menjadi kurang tepat dan mempengaruhi harga jual. Dengan harga jual yang kurang akurat maka perusahaan akan mengalami kerugian dan kalah bersaing dengan perusahaan lain. Selain itu, selama ini terdapat beberapa faktor produksi yang tidak dihitung secara terperinci oleh perusahaan, padahal faktor produksi tersebut mempengaruhi penentuan harga pokok produksi. Penentuan harga pokok produksi akan menjadi lebih akurat apabila menggunakan metode activity based costing. Harga pokok produksi diperoleh dari penjumlahan biaya produksi yang dikeluarkan. Biaya produksi tersebut meliputi biaya material, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik. Biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung dapat secara langsung ditelusuri, sedangkan biaya overhead pabrik ditelusuri dengan memperhatikan aktivitas yang terjadi dan cost driver yang mempengaruhi. Penerapan metode activity based costing untuk menelusuri biaya overhead pabrik menggunakan empat cost driver yaitu jam tenaga kerja, jam mesin, jumlah set up, dan volume produksi. Harga pokok produksi mesin pengecek ban vulkanisir yang ditetapkan oleh perusahaan mengalami pembebanan biaya overhead kurang dari yang seharusnya (undercosting). Terdapat selisih harga pokok produksi sebesar Rp 868.885,11 dimana perusahaan menetapkan harga pokok produksi sebesar Rp 10.341.900,00 dan penghitungan dengan metode activity based costing adalah sebesar Rp 11.210.785,11. Laba suatu produk ditentukan dari markup percentage yang didapat dari target profit dibagi dengan perkalian volume produksi dengan harga pokok produksi. Hal ini mengakibatkan besarnya harga pokok produksi sangat mempengaruhi besarnya laba. Kata kunci : Activity Based Costing, cost driver, harga jual, harga pokok produksi


Abstract

CV X is one of company that engaged in manufacturing industry at Surabaya. This company is still using conventional methods to determining the main production cost. Because of using conventional method, the main production cost that determine is not accurate and give effect to decide selling price. If the selling price is not accurate, it can make a loss and unable to compete with the other companies. There are several factors of production that are not calculated in detail, whereas this factor of production give effect to determination of main production cost. The determination of main production cost will be more accurate if using activity based costing method. Main production cost is obtained from the sum of the production cost that incurred. The section of production cost is raw material cost, direct labor cost, and factory overhead cost. Raw material cost and direct labor cost can be directly traced but factory overhead cost traced by observing the activity and cost driver that have relation with it. Activity based costing use four cost driver to decide factory overhead cost such as labor hours, machine hours, the amount of set up, and volume production. Main production cost of tire retreading machine checker that decide by the company is get undercosting. The dispute value of main production cost is Rp 868.885,11. The value of main production cost that set by company is Rp 10.341.900,00. In the other side the value of main production cost using activity based costing method is Rp 11.210.785,11. Profits of a product is determined from the markup percentage that obtained from the target profit divided by multiplying of volume production with production cost. The value of main production cost give an effect to profits value. Keywords : Activity Based Costing, cost driver, main production cost, selling price


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Rina Sandora
Dosen Pembimbing 2 : Rahandini Lukita Lestari

Program Studi : D4 - TEKNIK DESAIN DAN MANUFAKTUR
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.