ANALISIS PARAMETER PROSES BUBUT TANPA TAILSTOCK TERHADAP KESILINDRISAN HASIL PRODUK BAJA ST 41

ANALYSIS OF LATHE MACHINING PROCESS PARAMETER WITHOUT TAILSTOCK FOR CYLINDRICAL FACTOR ON ST 41 STEEL PRODUCTS

M. Hidayat Nuryadin (6611040051)


Abstrak

Karakteristik pemesinan mempengaruhi kualitas sebuah produk yang dimana terlihat dari spesifikasi geometri dan kondisi pemotongan proses pemesinan. Salah satu yang paling berpengaruh terhadap hasil produk mesin bubut adalah kesilindrisan yang harus mendekati sempurna. Kesilindrisan adalah penyimpangan geometri antara benda kerja dengan tailstock terutama untuk benda kerja silindris. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui analisis variasi kecepatan putar, kedalaman pemakanan, dan kecepatan pemakanan tanpa menggunakan tailstock terhadap kesilindrisan permukaan pada pelat baja ST 41 pada proses bubut konvensional. Penelitian ini menggunakan metode pengolahan data desain eksperimen faktorial dengan tiga faktor dan tiga level berdasarkan rancangan eksperimen, dilakukan 27 kali percobaan dengan 3 kali replikasi sehingga total 81 spesimen pembubutan. Proses pembubutan menggunakan pahat HSS yang diperuntukkan untuk sudut pahat bubut rata. Kemudian dilakukan uji kesilindrisan permukaan, dimana pengujian tersebut menggunakan alat Dial indicator dengan ketelitian mencapai 2 micron dimana benda kerja yang telah dibubut dicekam pada mesin bubut CNC dan digerakkan sejauh 150 sebanyak 1 putaran di 3 titik ukur secara memanjang benda kerja. Hasil analisis uji F menunjukkan hipotesa bahwa parameter kecepatan putar (spindle speed), memiliki pengaruh yang paling signifikan terhadap kesilindrisan permukaan baja ST 41 yang dibubut tanpa penggunaan tailstock. Pengaruh dari tiap faktor memunculkan hasil analisa, dimana untuk faktor kecepatan putar didapat bahwa kecepatan putar yang relatif cepat (730 Rpm) menghasilkan nilai penyimpangan kesilindrisan yang cukup rendah sebesar 7,60 ?m dibandingkan 2 level faktor lainnya. Faktor kedalaman pemakanan diperoleh untuk kedalaman pemakanan 0,4 mm menghasilkan nilai penyimpangan kesilindrisan yang terendah sebesar 8,20 ?m. Faktor kecepatan pemakanan menunjukkan nilai penyimpangan kesilindrisan terendah pada level faktor 0,06 mm/rev sebesar 8,15 ?m.


Abstract

The Machining characteristics can affect the quality of products, because the quality of products can be seen with an geometry specifications and cutting conditions in machining process. One of the most influential on the results of the lathe machining process is the cylindrical shape of products which should be perfect. The Cylindrical factor of products is a deviation between the geometry of the workpiece with the tailstock. This research aimed to determine the rotational speed variation analysis, depth of feeds, the speed of feeds without using tailstock for cylindrical surface on steel plates ST 41 in the conventional lathe machine. This research uses the data of processing factorial experiment design, with three factors and three levels based on the design of experiments, with 27 trials and 3 times replication so that the total of specimens are 81 specimens. The Lathe machining process use the HSS (High Speed Steel) material for the corner of the lathe machine chisels. After tested the cylindrical shape of surface, wherein the test using a dial indicator with a precision up to 2 microns, which the workpiece has been gripped on CNC lathe and driven as far as 15? as many as 1 lap in 3 point and measured lengthwise on the workpiece. The result of F test analysis shows that the rotational speed parameters (spindle speed) has the most significant effect on the Cylindrical surface of ST 41 which lathed without use the tailstock. The influence of each factor shows the rotational speed factor is relatively fast(730 rpm). From the velocity of rotational speed, the result of deviations of cylindrical surface is fairly low at 7.60 ?m than 2 levels of the other factors. For the feed depth at 0.4 mm,the result of Cylindrical surface deviations is more lower (8.20 ?m). The speed factor of feed depth shows that the lowest deviation value of cylindrical factor is 0.06 mm / rev at 8.15 ?m.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Pranowo Sidi
Dosen Pembimbing 2 : Irma Rustini Aju

Program Studi : D4 - TEKNIK DESAIN DAN MANUFAKTUR
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.