ANALISA PENGARUH PARAMETER PADA PROSES KARBURASI TERHADAP BAJA KARBON RENDAH SEBAGAI MATERIAL ALTERNATIF PENGGANTI PAHAT BUBUT HSS

THE EFFECT OF PARAMETERS ON CARBURIZING OF LOW CARBON STEEL AS AN ALTERNATIVE MATERIAL OF HSS LATHE TOOL

Ridho Putranova Rahmat (6611040048)


Abstrak

Pahat bubut dengan material HSS (High Speed Steels) banyak digunakan oleh perusahaan. Pahat bubut HSS memiliki harga yang cukup mahal, untuk mengurangi biaya pada proses produksi maka dicari material alternatif yang lebih murah. Baja karbon rendah yang telah dikarburasi dapat dijadikan alternatif pengganti pahat bubut karena memiliki nilai kekerasan yang cukup tinggi. Nilai kekerasan baja karbon rendah yang telah dikarburasi dipengaruhi oleh parameter, antara lain temperatur pemanasan, lama pemanasan, dan media pendingin. Pada penelitian ini menggunakan proses karburasi padat dengan menggunakan arang sebagai karbon dan ditambah kalsium karbonat sebagai energizer. Proses karburasi dilakukan dengan memperhatikan kombinasi faktor yang diteliti, yaitu temperatur pemanasan (850oC, 900oC, dan 950oC), lama pemanasan (1 jam, 2 jam, 3 jam), dan media pendingin (air, oli, udara). Selanjutnya dilakukan pengambilan data nilai kekerasan. Untuk mengetahui parameter yang berpengaruh dan besarnya kontribusi terhadap kekerasan material maka dilakukan analisa data menggunakan Analysis of Varians Taguchi. Hasil analisa data pada penelitian ini menunjukkan parameter yang paling berpengaruh terhadap nilai kekerasan material adalah media pendingin dengan kontribusi sebesar 53.65%, temperatur pemanasan sebesar 31.15%, lama pemanasan sebesar 15.20%. Dengan kombinasi parameter yang optimal yaitu media pendingin menggunakan air, temperatur pemanasan 950oC, dan lama pemanasan 3 jam, dihasilkan nilai kekerasan rata-rata sebesar 622.5HV. Kata kunci : karburasi, kekerasan, metode taguchi.


Abstract

HSS lathe tool is the most common material used by indutries in manufacture field. However, it is considered to be a costly material which raise up production cost, by that concern, an alternative material which is cheaper becomes the main objective. Low carbon steel that has been carburized is proved to be useful as an alternative because of its fairly high hardness value. Hardness of low carbon steel that has been carburized turns out to be highly influenced by parameters, such as temperature, holding time, and quenching. In this study, charcoal which acts as carbon is used in pack carburizing process with calcium carbonate as energizer additive. Carburizing process is conducted by taking into account a combination of factors which are to be examined parameters, namely the temperature (850 ? C, 900oC and 950oC), holding time (1 hour, 2 hours, 3 hours), and variety of quenching (water, oil, air). Furthermore, this study includes hardness test as result observation followed by Taguchi Analysis of Variance to measure the contribution of parameters set in each result. The result of this study shows that the most influential parameters set which generate the most suitable hardness value is consisted of 53.65% based on quenching, 31.15% based on temperature, and 15.20% based on holding time. Therefore, the most optimal set of parameters with water as quenching, temperature of 950oC, and holding time of 3 hours, generates an average hardness value of 622.5HV. Keywords : Carburizing, hardness, taguchi method.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Bachtiar
Dosen Pembimbing 2 : Rizal Indrawan

Program Studi : D4 - TEKNIK DESAIN DAN MANUFAKTUR
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.