analisa pengaruh temperatur dan konsentrasi h2so4 terhadap laju korosi material shell heat exchanger sus 304 dan sus 304l

The Effect of Temperature And Concentration H2SO4 Toward Corrosion Rate of Heat Exchangers Shell Material SUS 304 and SUS 304L .

Purwa Aji Satriawan (6611040023)


Abstrak

Analisa Pengaruh Temperatur Dan Konsentrasi H2SO4 Terhadap Laju Korosi Material Shell Heat Exchanger SUS 304 dan SUS 304L. (Studi Kasus PT. Petrokimia Gresik) Nama : Purwa Aji Satriawan NRP : 6611040023 Jurusan : Teknik Desain dan Manufaktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Dosen Pembimbing I : Moh.Miftachul Munir, ST., MT. Dosen Pembimbing II : Wahyudi, ST., MT. ABSTRAK PT Petrokimia Gresik merupakan salah satu perusahaan chemical Industry yang bergerak dalam bidang produksi pupuk, bahan ? bahan kimia dan jasa lainnya. Dalam menjalankan proses produksinya, PT Petrokimia Gresik memiliki 3 buah pabrik yang terdiri dari 2 buah pabrik pupuk dan satu buah pabrik non pupuk. Salah satu unit produksi tersebut yakni Unit Produksi III (Unit Asam Fosfat) menghasilkan bahan kimia dasar, seperti asam fosfat, asam sulfat, AlF3, dan gipsum. Heat Exchanger adalah suatu alat yang digunakan untuk mentransfer panas dari fluida satu ke fluida lainnya baik satu fasa maupun banyak fasa. Salah satu material yang banyak digunakan di dalam industry kimia dan di dalam pabrik PT Petrokimia Gresik khususnya yang melibatkan masalah terhadap korosi adalah stainless steel, stainless steel yang paling umum digunakan ialah SUS 304 dan SUS 304L. Laju korosi adalah kecepatan rambatan atau kecepatan penurunan kualitas bahan terhadap waktu. Untuk menghitung laju korosi umumnya menggunakan metode kehilangan berat atau Weight Loss. Metode kehilangan berat adalah perhitungan laju korosi dengan mengukur kekurangan berat akibat korosi yang terjadi. Metode ini menggunakan jangka waktu penelitian hingga mendapatkan jumlah kehilangan akibat korosi yang terjadi. Hasil perhitungan nilai laju korosi material SUS 304 dan SUS 304L untuk pengujian menggunakan larutan asam sulfat (H2SO4) dengan konsentrasi 98% terjadi peningkatan secara linier terhadap kedua material saat perlakuan temperatur yang diberikan mulai 450C sampai 700C. Penggunaan material SUS 304L sangat disarankan dalam pengaplikasian fabrikasi alat Heat Exchanger di PT. Petrokimia Gresik. Kata Kunci: Asam Sulfat , Heat Exchanger, Laju Korosi, , Stainless Steel, SUS 304, SUS 304L, Weight Loss.


Abstract

Analysis of Effect of Temperature And Concentration H2SO4 Against Corrosion Rate of Heat Exchangers Shell Material SUS 304 and SUS 304L . (Case Study PT . Petrokimia Gresik ) Name : Purwa Aji Satriawan NRP : 6611040023 Department : Teknik Desain dan Manufaktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya Lecture I : Moh.Miftachul Munir, ST., MT. Lecture II : Wahyudi, ST., MT. ABSTRACT PT. Petrokimia Gresik is one of the Industry chemical company engaged in the production of fertilizers , materials - chemical and other services . In carrying out the production process , PT. Petrokimia Gresik have 3 pieces plant consisting of two pieces of a fertilizer plant and one non- fertilizer plant . One of the production units namely Unit Production III ( Phosphoric Acid Unit ) produces basic chemicals , such as phosphoric acid , sulfuric acid , AlF3 , and gypsum . Heat Exchanger is a device used to transfer heat from one fluid to another fluid either single phase or multiple phase . One material that is widely used in the chemical industry and in the factory of PT.Petrokimia Gresik particularly involving the problem to corrosion is stainless steel , stainless steel is most commonly used is SUS 304 and SUS 304L . The rate of corrosion is the propagation velocity or speed reduction in the quality of the material over time. To calculate the corrosion rate generally use a method to lose weight or Weight Loss . Weight loss method is the calculation of the corrosion rate by measuring the severe shortages that occurred due to corrosion . This method uses research period to get the amount of loss due to corrosion occurring . The results of the calculation of the rate of corrosion of the material SUS 304 and SUS 304L for testing using a solution of sulfuric acid ( H2SO4 ) with a 98 % concentration increased linearly to the second material when the temperature treatment is given from 450C to 700C . Use of material SUS 304L highly recommended in application of fabrication tools Heat Exchanger in PT . Petrokimia Gresik Keywords : Sulfuric Acid , Heat Exchanger , Corrosion rate , Stainless Steel , SUS 304 , SUS 304L , Weight Loss.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Moh. Miftachul Munir
Dosen Pembimbing 2 : Wahyudi

Program Studi : D4 - TEKNIK DESAIN DAN MANUFAKTUR
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.