PENGARUH GROOVE TERHADAP DEFORMASI HASIL PENGELASAN SMAW (SHIELDED METAL ARC WELDING) BUTT JOINT BAJA KARBON A 283 GRADE C DENGAN METODE ELEMEN HINGGA

EFFECT GROOVE ABOUT DEFORMATION RESULT OF WELDING SMAW (SHIELDED METAL ARC WELDING) CARBON STEEL A 283 GRADE C WITH FINITE ELEMENT METHOD

Amirotun Nabilah (6611040019)


Abstrak

Pengelasan adalah penyambungan dua material logam atau plat menjadi satu akibat panas dengan cara logam yang akan disambung dipanaskan terlebih dahulu hingga meleleh kemudian baru disambung dengan perekat elektroda. Pada suatu proses pengelasan terdapat beberapa kegagalan, salah satunya perubahan bentuk (deformasi). Deformasi bisa mengakibatkan hasil sambungan las itu tidak kuat atau crack. Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi terjadinya deformasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi sudut pada pengelasan single V, terhadap deformasi baja karbon rendah. Target jangka panjang penelitian ini adalah dapat memberikan kontribusi pengelasan dalam penentuan jenis kampuh dan sudut alur. Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah baja karbon rendah A 283 Grade C yang sering digunakan untuk konstruksi dan Pressure Vessel dengan tebal 16mm. Proses pengelasan yang digunakan adalah SMAW (Shielded Metal Arc Welding). Parameter yang digunakan peneliti adalah groove 45?, 60? dan 75? jenis kampuh V. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa deformasi terbesar terjadi pada spesimen sudut alur 75? dengan hasil analisa secara aktual 0,6mm pada line 1 dan 1,69mm pada line 2 serta hasil analisa dengan software ansys 0,53mm. Deformasi terendah terjadi pada spesimen sudut alur 45? dengan hasil analisa secara aktual 0,39mm pada line 1 dan 1,07mm pada line 2 serta hasil analisa dengan software ansys 0,19mm. Kata kunci : Welding, groove, deformasi, jenis kampuh.


Abstract

Welding is connecting two metal materials or plate into one due to heat by means of a metal to be joined preheated until melted then newly spliced with adhesive electrodes. At a welding process there are some failures, one of them are change of shape (deformation). Deformation can lead to results that are not strong weld joint or crack. There are several things that can affect the occurrence of deformation. The purpose of this research was to determine the effect of variation in the angle of the welding single V, to deformation of low carbon steel. Long-term target of this research is to contribute in determining the type of seam welding and groove angle. The material used in this research is the low-carbon steel A 283 Grade C is often used for construction and Pressure Vessel with 16mm thick. The welding process used is SMAW (Shielded Metal Arc Welding). The parameter used by researchers is the groove (seam angle) 45 ?, 60 ? and 75 ? type of seam V. Results from this study showed that most deformation occurs in specimens groove angle of 75 ? with the analysis of actual results 0,6mm on line 1 and 1,69mm on line 2 and the results of the analysis with ANSYS software 0,53mm. Lowest deformation occurs in the specimen groove angle of 45 ? with the analysis of actual results 0,39mm at 1,07mm on line 1 and line 2 as well as the results of the analysis with ANSYS software 0,19mm. Keyword : Welding, groove, deformation, type of shawl.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :
Dosen Pembimbing 2 : Ali Imron

Program Studi : D4 - TEKNIK DESAIN DAN MANUFAKTUR
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.