Analisis Biaya Produksi Pada Proses Pemesinan CNC (Studi Kasus Pada CV Bengkel Plampitan)

ANALYSYS OF PRODUCTION COSTS ON CNC MACHINING PROCESS (CASE STUDY ON CV BENGKEL PLAMPITAN)

Gangsar Fajar Lajaladisa (6610040046)


Abstrak

CV Bengkel Plampitan adalah perusahaan yang bergerak pada bidang jasa konstruksi dan manufaktur khususya CNC (Computer Numerically Controlled). Salah satu faktor penting dalam menentukan berbagai kebijakan strategis perusahaan yaitu penentuan harga pokok produksi, selama ini segala keputusan perusahaan langsung ditetapkan oleh owner. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana melakukan penentuan harga pokok produksi, karena gambaran harga pokok produk yang mendekati kenyataan membantu perusahaan dalam menetapkan harga penjualan yang bersaing. Dalam menentukan harga pokok produksi pada pembuatan Mould Sendok Bebek dengan dimensi 370 x 370 x 80 mm digunakan metode Job Order Costing. Harga pokok produksi ditentukan dengan membagi total biaya produksi dengan jumlah satuan produk. Di mana total biaya produksi terdiri dari biaya material, biaya operasi mesin, biaya pahat, biaya grinding dan biaya assembly. Harga pokok produksi didapat sebesar Rp 28,896,580 di mana harga tersebut lebih kecil dari harga pokok produksi yang ditetapkan perusahaan. Selisih harga dikarenakan perbedaan total biaya operasi mesin serta total biaya pahat yang digunakan pada saat proses pemesinan. Harga penawaran kontrak mould sendok bebek dengan margin keuntungan perusahaan 34.95% yaitu sebesar Rp 38,995,934 . Kata kunci : Job Order Costing, CNC, harga penawaran kontrak, harga pokok produksi, mould sendok bebek.


Abstract

CV Bengkel Plampitan is a company works in the field of construction and manufacturing especially on CNC (Computer Numerically Controlled). One of the important factors in determining the company's strategic policies is determination of production cost, cost of product description closer to reality are very helpful for companies in setting the competitive sales price. Job order cost method is use to determine the production cost of Duck Spoon Mould-making with dimensions of 370 x 370 x 80 mm . Cost of production is determined by dividing total cost by the number of units production. Where the total cost of production consists of the materials cost, machinery operating costs, tools cost, grinding costs and assembly costs. Result of cost production is Rp 28,896,580 and the offer price contract with company's profit margin 34.95% is Rp 38,995,934. The cost of production is lower than the cost of production set by the company. The price difference due to differences in total machinery operating costs and total cost of the tools used during the machining process. Keywords: based costs orders, CNC , cost of production, mold spoon duck, price of the contract offer.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Rina Sandora
Dosen Pembimbing 2 : Anda Iviana Juniani

Program Studi : D4 - TEKNIK DESAIN DAN MANUFAKTUR
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.