Analisis Risiko Kebocoran Gas Pada Sistem Perpipaan High Pressure (HP) Compressor Di PT. Exterran Indonesia

GAS LEAKAGE RISK ANALYSIS AT PIPING SYSTEM OF HIGH PRESSURE (HP) COMPRESSOR IN PT. EXTERRAN INDONESIA

Ulfi Rohmanita (6512040110)


Abstrak

PT. Exterran Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan minyak dan gas. Proses kompresi gas merupakan proses yang memiliki potensi bahaya tinggi. Berdasarkan incident report di PT. Exterran Indonesia kebocoran gas dari high pressure (HP) compressor adalah kejadian yang paling sering terjadi. Gas yang dikompresi merupakan gas berbahaya dan beracun. Oleh karena itu dalam penelitian ini akan menganalisis risiko kebocoran gas pada HP compressor secara lebih detail. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan skenario kebocoran, menentukan frekuensi dan konsekuensi kebocoran, menghitung risiko dan individual risk, menentukan penyebab dasar kebocoran dan memberikan rekomendasi tindakan pencegahan dan mitigasi akibat kebocoran gas pada sistem perpipaan HP compressor. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu HAZOP (Hazard and Operability) untuk mengidentifikasi bahaya. Penentuan skenario didasarkan pada realistic case dan worst case pada QRA (Quantitative Risk Analisys), kemudian ETA (Event Tree Analysis) untuk mengetahui konsekuensi dan nilai probability yang terjadi akibat kebocoran gas Metana, Hidrogen Sulfida dan Karbon Dioksida. Perhitungan risiko kuantitatif didapatkan dengan mengalikan nilai probability dari analisis ETA dan frekuensi kejadian sesuai OGP (Oil Gas Producers). Selanjutnya menghitung individual risk dari masing-masing konsekuensi. Tindakan pencegahan dan mitigasi ditentukan dengan analisis penyebab kebocoran dengan metode FTA (Fault Tree analysis). Hasil dari penelitian yaitu konsekuensi akibat thermal radiation flux Metana sebesar 35kW/m2 untuk jet fire memiliki jarak radiasi terjauh penyebab kematian 100% sejauh 159 m, untuk flash fire sejauh 111,14 m dan blastoverpressure sebesar 0,5bar dari vapor cloud explosion sejauh 81m. Sedangkan untuk gas beracun yang menyebabkan 100% kematian memiliki persebaran terjauh adalah gas CO2 sejauh 139,065m. Risiko kuantitatif sebesar 1,07x10-4, individual risk untuk populasi terdampak sebesar 1,0056x10-5 dan untuk keseluruhan populasi sebesar 8,547x10-6 berada pada tingkat risiko ALARP (as low as reasonable practicable). Rekomendasi untuk mengendalikan penyebab dasar kebocoran yaitu mengisolasi vibrasi dengan memasang double bottle volume-choke-colume filter pada discharge compressor. Kata kunci : Compressor, ETA, FTA, HAZOP, individual risk, QRA, risiko kuantitatif, vibrasi


Abstract

PT. Exterran Indonesia is company that oil and gas processing company. Gas compression process is a process that have the highest hazard. According to incident report of PT. Exterran Indonesia, gas leakage from high pressure (HP) compressor is event that often occured. The gas that compressed are hazardous and toxic gases. Because of it, in this research will analyze clearly about the risk of gas leakage at HP compressor. The purpose of this research are to determine of leakage scenario, calculate the risk and individual risk, determine the root cause of leakage and giving prevention and mitigation action recommendation for gas leakage at piping system of HP compressor. Method that used in this reserach are HAZOP (Hazard and Operability) to identify the deviation and hazards at HP compressor, then ETA (Event Tree Analysis) to know the consequences and probability value that occur because of Methane, Hydrogen Sulphide anda Carbon Dioxcide gas leakage. The leakage scenarios for consequences calculation determined by QRA (Quantitative Risk Analysis) method. Scenarios determination according to realistic case and worst case in QRA separated by hole diameter and location of piping system compressor. The calculation of quantitative risk getting by multiplying probability value form ETA analysis and frequency of events acording to OGP (Oil and Gas Producers). The next calculation is individual risk of each consequence. Prevention and mitigation actions determined by root cause analysis from FTA (Fault Tree Analysis) method. The result of the research is the consequence because of thermal radiation flux methane as big as 35kW/m2 that cause 100% fatality for jet fire have farthest distance as far as 159m, jet fire have the farthest distance 111,14m and blast over pressure as big as 0,5 bar from vapor cloud explosion have the farthest distance of 81m. Where as for toxic gas dispersion that cause 100% fatality for H2S is 40,84 m and or CO2 is 139,065m. The quantitative risk calculation, individual risk for affected area is 1,194x10-5 and for total population of company is 9,024x10-6 include ALARP (as low as reasonable practicable) region. The recomendation for manage root cause of leakage is isolate the vibration by install double bottle volume-choke-volume filter of discharge compressor. Key word : Compressor, ETA, FTA, HAZOP, individual risk, QRA, quantitative risk, vibration


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Agung Nugroho
Dosen Pembimbing 2 : Adi Wirawan Husodo

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.