Identifikasi Human Error Dengan Menggunakan Metode SHERPA Dan Penentuan Prioritas Risiko Dengan Pendekatan Fuzzy Di PT.X

IDENTIFICATION HUMAN ERROR USING SHERPA METHOD AND DETERMINATION OF RISK PRIORITY APPROACH FUZZY METHOD IN PT X

Irfiyah Miftahatus Sholihah (6512040102)


Abstrak

PT.X telah menerapkan zero accident dalam pekerjaan gerinda dan manual material handling (MMH), namun pada pekerjaan gerinda dan MMH masih sering terjadi kecelakaan kerja yang disebabkan oleh human error, seperti sikap kerja yang salah atau tidak menggunakan alat pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi human error yang mengakibatkan kecelakaan kerja dan menentukan prioritas risiko pada human error tersebut. Metode dalam penelitian ini yaitu metode SHERPA yang digunakan untuk mengidentifikasi human error yang mungkin terjadi. Output dari metode SHERPA digunakan untuk penentuan prioritas resiko terhadap faktor-faktor severity (S), occurance (O) dan detection (D) dengan metode Fuzzy Risk Priority Number (FRPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16 sub task error pada pekerjaan gerinda, dan 9 sub task error pada MMH yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan kerja di PT X. Nilai FRPN terbesar pada pekerjaan gerinda pada sub task 5.5.2 yaitu operator yang selesai melakukan pekerjaan gerinda tidak mencabut saklar mesin gerinda dari stop kontak sebesar 988.38. Sedangkan MMH pada sub task 3.2 yaitu operator yang hendak melakukan pekerjaan MMH tidak membuat rencana pengangkatan pada barang yang akan diangkat sebesar 708.9428. Upaya pencegahan human error pada pekerjaan gerinda dan MMH di PT X, maka dapat diberi rekomendasi melalui pembuatan work instruction, pelatihan pekerja, manajemen alat pelindung diri, inspeksi lingkungan kerja dan penerapan 5R. Kata Kunci : FRPN, Gerinda, , Human error, MMH, SHERPA


Abstract

PT.X has implemented a zero accident at work grinding and manual material handling (MMH), but at work grinding and MMH are still common workplace accidents caused by human error, such as work attitude is wrong or do not use personal protective equipment. This study aims to identify the human error that may cause accidents and prioritize the risks on human error. The method in this research that SHERPA method used to identify the human error that may occur. The output of the SHERPA method is used determining risk priority to factors severity (S), occurance (O) and detection (D) with Fuzzy Risk Priority Number (FRPN). The results of this study showed that there were 16 sub-task error on grinding work, and 9 sub task MMH error on the causes of accidents in PT X. The FRPN values at work grinding at the sub task 5.5.2 that is the operator who completed the grinding work is not retract switch grinding machine from the wall socket at 988.38. While the sub-task 3.2 MMH that operators who want to work do not make plans MMH removal of the goods to be lifted at 708.9428. Efforts to prevent human error in the grinding work and MMH in PT X, it can be given a recommendation by the manufacturing work instruction, training workers, management of personal protective equipment, work environment inspection and application of 5S. Key words : FRPN, Grinding, , Human error, MMH, SHERPA


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Isa Rachman
Dosen Pembimbing 2 : Wiediartini

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.