Analisis Kecukupan Protection Layer Pada Mesin Feeding Unit Padatan PT.Petrosida Gresik dengan Metode Layer Of Protection

Adequacy Analysis on Layer Protection Solids Unit Feeding Machine Pt.Petrosida Gresik with Layer Of Protection Method

Fiki Raga Siwi (6512040093)


Abstrak

PT Petrosida Gresik merupakan perusahaan yang didirikan tahun 1984 dan merupakan anak perusahaan dari PT. Petrokimia Gresik. PT. Petrosida Gresik memiliki potensi bahaya tinggi terhadap keselamatan kesehatan kerja,lingkungan,serta proses produksi, karena perusahaan ini menggunakan dan menghasilkan bahan-bahan kimia yang berbahaya dan beracun. Disamping itu, Mesin Feeding juga menggunakan tekanan udara untuk menjalankan alat serta sebagai pendorong aliran bahan namun hanya mampu menerima tekanan dalam jumlah tertentu yang juga merupakan penyebab paling sering dari kegagalan mesin dan jika tekanan melebihi batas dari kemampuan mesin dapat menyebabkan bahaya ledakan karena overpressure. Operator yang mengawasi proses hanya satu orang untuk setiap shift sehingga untuk pengawasan secara manual sangat terbatas sehingga perlu dianalisis kecukupan Protection Layer untuk proteksi pada mesin feeding fungisida menggunakan metode Layer of Protection Analysis (LOPA) yang sebelumnya didahului dengan identifikasi bahaya menggunakan Hazard and Operability Analysis (HAZOP) untuk mengetahui kemampuan lapisan pelindung jika terjadi kegagalan. Penelitian ini menggunakan metode HAZOP pada tahap identifikasi bahaya untuk mengetahui tingkat bahaya dilihat dari Risk Matrix. Setelah itu akan dipilih skenario dengan resiko tertinggi yang akan ditransformasikan menuju LOPA. Pada LOPA sendiri akan dilakukan perhitungan sehingga didapatkan frekuensi terjadinya skenario setiap tahunnya. Hasil pengerjaan dari HAZOP menunjukan 4 nodes yang berada pada level Extreme Risk yang selanjutnya dijadikan skenario dari LOPA yang berada pada node jet O-Mizer, Kompresor, Bag Filter, dan Scrubber. Berdasarkan perhitungan frekuensi skenario didapatkan bahwa pada skenario satu, dua, dan empat berada pada kategori Optional (evaluate alternative) yang berarti alternatif dipertimbangkan sehingga dilakukan penambahan protection layer berupa alarm dan interlock system. Sedangkan skenario ketiga berada pada kategori No further Action yaitu risiko sangat kecil masih dapat diterima dan tidak perlu tindakan lebih lanjut. Prinsip kerja dari lapisan tambahan tersebut diawali dari pressure transmiter mengukur tekanan berlebih dari set point yang selanjutnya mengirimkan sinyal menuju control panel yang akan diteruskan untuk menghidupkan alarm dan jika tidak ada respon dari operator maka sinyal akan menuju ke interlock system untuk mematikan mesin. Kata Kunci : HAZOP, LOPA, Risk Matrix, Resiko


Abstract

PT Petrosida Gresik is a company established in 1984 and is a subsidiary of PT. Petrokimia Gresik . PT. Petrosida Gresik has a high potential hazard to the safety of occupational health, the environment, and the production process, because these companies use and produce chemicals that are harmful and toxic.. In addition, feeding machine also uses air pressure to run the tool as well as the driver of the flow of material but can only accept a certain amount of pressure which is also the most common cause of the engine failure and if the pressure exceeds the upper limit of the machine can cause danger of explosion due to overpressure. Operators who observe the process only one person for each shift so to control manually is extremely limited that need to be analyzed adequacy Protection Layer for protection on the feeding machine fungicide using Layer of Protection Analysis (LOPA) which are preceded by the hazard identification using Hazard and Operability Analysis (HAZOP). This study uses HAZOP on hazard identification stage to determine the level of risk seen from the Risk Matrix. After that it will have a scenario with the highest risk will be transformed to the LOPA. In LOPA itself will be calculated so that the frequency of occurrence of the scenario every year. The workmanship of HAZOP shows four nodes at the level of Extreme Risk is further used as the scenario of Lopa that are in the node O-Mizer jet, Compressors, Bag Filter, and Scrubber. Based on the scenario frequency calculation shows that in first, second, and fourth scenario are in the Optional category (Evaluate alternative) which means that alternative to be considered so that the addition of protection layer in the form of alarm and interlock system. While the third scenario is in the category No further Action is a very small risk is acceptable and no further action is necessary. The working principle of the additional layer of pressure transmitters measure begins excess pressure from the set point which then sends a signal to the control panel which will be forwarded to turn the alarm on and if there is no response from the operator then the signal will go to the interlock system to turn off the engine. Keywords: HAZOP, LOPA, Risk Matrix, Risk


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Projek Priyonggo Sumangun
Dosen Pembimbing 2 : Mey Rohma Dhani

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.