ANALISIS PENGARUH BAROTRAUMA TERHADAP PENURUNAN FEV1 PENYELAM DI PT. AQUAMARINE DIVINDO INSPECTION

ANALYSIS OF THE INFLUENCE OF BAROTRAUM TO THE DECLINE IN FEV1 DIVERS AT PT. AQUAMARINE DIVINDO INSPECTION

Arya Candra Sadewa (6512040088)


Abstrak

Menyelam adalah aktifitas bawah air yang erat kaitannya dengan manifestasi perubahan tekanan air yang diterima oleh penyelam. Perubahan kedalaman menyelam secara siginifikan dapat menyebabkan kondisi faal tubuh penyelam ikut berubah. Paruparu sebagai alat ventilasi dalam sistem pernafasan bagi tubuh dimana fungsi kerja paru dapat menurun akibat adanya gangguan pada proses mekanisme faal yang salah satunya disebabkan oleh aktifitas penyelaman. Nilai Forced Expiratory Volume 1 Second (FEV1) sebagai parameter fungsi faal paru penting untuk penanda kondisi gangguan faal paru agar penyelam tidak mengalami pecah paru pada kegiatan bawah air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh barotrauma dan faktor individu terhadap penurunan FEV1 penyelam di PT.Aquamarine Divindo Inspection. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan tipe rancangan Cross Sectional. Populasi yang digunakan pada penelitian adalah penyelam perusahaan dengan sampel berjumlah 34 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuisoner untuk mengetahui karakteristik responden dan pengambilan kapasitas fungsi faal paru untuk nilai FEV1 dengan hasil Medical Check Up (MCU) penyelam. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan Regresi Logistik Biner dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian kondisi paru penyelam dalam 3 tahun terakhir diketahui sebanyak 27 responden mengalami penurunan siginifikan FEV1. Kondisi ini menunjukkan pencapaian keefektifan pada pekerja belum mencapai kondsi yang aman. Hasil uji Chi Square menunjukkan ada hubungan bermakna dengan hasil p-value < ? antara usia (pvalue = 0,007), Status gizi (p-value = 0,049), kebiasan merokok (p-value = 0,013) dan barotrauma (p-value = 0.001). Hasil uji regresi logistik menunjukkan faktor barotrauma (X1) p-value = 0,008, faktor usia (X2) p-value = 0,022, dan faktor kebiasaan merokok (X6) p-value = 0,023 secara bersama-sama berpengaruh terhadap (Y1) yaitu penuruan FEV1. Kata kunci : FEV1, Kesehatan Kerja Penyelaman, Barotrauma


Abstract

Underwater diving is an activity that is closely related to the manifestation of changes in water pressure received by divers, when diving with dinamic depth can significantly changes conditions of diver physiology. The lungs as a means of ventilation in the respiratory system for the body in which the work function of the lung can decline due to a disturbance in the physiological mechanisms that one of them caused by the activity of dives. Value 1 Second Forced Expiratory Volume (FEV1) as a function parameter marker pulmonary physiology essential for lung function disorders conditions that divers did not rupture a lung underwater activities. This study aims to determine the effect of barotrauma and the individual factors to the decline in FEV1 divers at PT. Aquamarine Divindo Inspection. This type of research is observational with cross sectional approach to the samples in the study amounted to 34 people. The data collection is done by filling the questionnaire to determine the characteristics of respondents and retrieval capacity with FEV1 with the results of Medical Check Up (MCU) divers. Data were analyzed by Chi- Square test and Binary Logistic Regression with SPSS. The results of the study of pulmonary conditions in the last 3 years divers known as much as 27 respondents FEV1 decreased significantly. This indicates the achievement of the effectiveness of the workers have not yet reached safe conditions. The result of Chi Square test showed a significant relationship with outcome p-value < ? between age varible (p-value = 0.007), nutritional status (p-value = 0.049), smoking habits (p-value = 0.013) and barotrauma (p-value = 0.001). The results of logistic regression test showed factors barotrauma (X1) p-value = 0.008, the age factor (X2) p-value = 0.022, and factors of smoking habits (X6) p-value = 0.023 jointly affect the (Y1) is scaling back decreased of FEV1. Keywords : FEV1, Occupational Health Diving, Barotrauma


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Am Maisarah Disrinama
Dosen Pembimbing 2 : Farizi Rachman

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.