PENENTUAN JADWAL MAINTENANCE BERDASARKAN MANAJEMEN RISIKO PADA EMULSIFIABLE CONCENTRATE SOLUBLE PLANT (ECSL PLANT)

DETERMINATION OF MAINTENANCE SCHDULE BASED RISK MANAGEMENT IN THE EMULSIFIABLE CONCENTRATE SOLUBLE (ECSL PLANT)

Desy Novita Hariyanto (6512040080)


Abstrak

ECSL Formulation Plant merupakan area produksi produk perlindungan dan pengantar tumbuh tanaman (insektisida, fungisida, herbisida dan pestisida) dalam bentuk liquid. Area ini memiliki potensi bahaya tinggi dikarenakan menggunakan dan menghasilkan bahan kimia beracun dan berbahaya. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi kegagalan peralatan, menentukan kategori dan nilai risiko peralatan dan menentukan interval peralatan optimal pada ECSL Formulation Plant, sehingga dengan adanya penelitian pada ECSL Formulation Plant dapat membantu mengidentifikasi bahaya, risiko dan perawatan agar peralatan dapat beroperasi secara maksimal. Mekanisme penelitian ini dilakukan dengan pembuatan Functional Block Diagram (FBD) dan Process Flow Diagram (PFD), mengenai penyebab kegagalan sistem dianalisa menggunakan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Manajemen risiko digunakan untuk evaluasi risiko yang dilakukan dengan kombinasi Likelihood dan Consequences. Nilai Likelihood adalah frekuensi kerusakan per tahun didapat dari membagi waktu equipment beroperasi selama setahun dengan nilai MTTF (Mean Time To Failure). Nilai Consequence adalah biaya dari risiko kegagalan setiap equipment yang diperoleh dari biaya penggantian spare part (CF), upah mainteneer (CW), konsekuensi operasional (CO) dan kerugian berdasarkan waktu atau MTTR (Mean Time To Repair). Melakukan perhitungan biaya perawatan (CM) dan biaya perbaikan (CR) yang selanjutnya dari biaya tersebut dilakukan perhitungan Interval Perawatan Optimal (TM). Analisa kegagagalan peralatan dengan metode FMEA, diketahui terdapat 9 item dengan 33 jenis peralatan yang mengalami kegagalan dan diberikan tindakan pencegahan adanya penyebab kegagalan. Matriks risiko pada ECSL Formulation Plant diketahui terdapat 6 peralatan kategori extreme. 20 peralatan kategori high, dan 7 peralatan kategori moderate. Nilai risiko paling tinggi pada Instrumentation Mixing Tank RA01 V201 yaitu sebesar Rp. 5,171,912,714.64 kategori extreme karena perusahaan dirugikan lebih dari 5 Milyar. Analisa kuantitatif penentuan interval waktu perawatan optimal (TM) dengan memperhatikan biaya perawatan (CM) dan biaya kerusakan (CR). Komponen yang memiliki interval perawatan terlama adalah Filter Donaldson Dust Collector sebesar 5832.568 hours atau setara dengan 243 hari dan nilai MTTF sebesar 6168.13 hours. Interval perawatan optimal akan berusaha untuk menghindari terjadinya kegagalan sebelum waktu kerusakan terjadi. Kata Kunci : ECSL Formulation Plant, FMEA, Interval Perawatan Optimal (TM), Likelihood dan Consequences, Risiko.


Abstract

ECSL Formulation Plant is a production area of product protection and introduction to grow plants (insecticides, fungicides, herbicides and pesticides) in the form of liquid. This area has a high hazard potential cause use toxic and hazardous chemicals. The purpose of this research to identify the equipment failure, determine the categories risk of equipment and determine the optimal maintenance interval on ECSL Formulation Plant, so that with the ECSL Formulation Plant research can help identify the hazards, risks and treatments so that the equipment can operate optimally. The mechanism of this research by making Functional Block Diagram (FBD) and Process Flow Diagram (PFD), the cause of the equipment failure is analyzed using FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Risk management is used to evaluate the risks by a combination of likelihood and Consequences. Likelihood value is the frequency of damage per year, that calculate dividing the time equipment in operation per year with a value of MTTF (Mean Time To Failure). Consequence value is the cost of the risk of equipment failure obtained from the cost of replacing spare parts (CF), cost mainteneer (CW), cost the operational consequences (CO) and losses based on time or MTTR (Mean Time To Repair). Calculating the cost of maintenance (CM) and the cost of repair (CR) furthermore from the cost can calculation Optimal maintenance interval (TM). The failure analysis equipment with FMEA method, known there are 9 items by 33 types of equipment failure and given the precautions the cause of the failure. Matrix ECSL Formulation Plant risk in mind there are 6 equipment categories of extreme. 20 equipment categories of high, and 7 equipment categories of moderate. Values highest risk in Instrumentation Mixing Tank RA01 V201 is Rp. 5,171,912,714.64 extreme category and the company harmed more than 5 billion. Quantitative analysis of the determination optimal maintenance intervals (TM) by calculate the cost of maintenance (CM) and the cost of damage (CR). Components that have the longest maintenance intervals Donaldson Filter Dust Collector at 5832.568 hours or the equivalent of 243 days and a value of MTTF at 6168.13 hours. Optimal maintenance intervals will be avoid failure before the time of the crash. Keywords: ECSL Formulation Plant, FMEA, Optimal Maintenance Interval (TM), Likelihood and Consequences, Risks.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Binti Mualifatul R
Dosen Pembimbing 2 : Agung Nugroho

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.