IDENTIFIKASI BAHAYA DAN ANALISIS PENYEBAB DASAR SKENARIO KECELAKAAN PADA PEKERJAAN BAWAH LAUT (Studi Kasus Pada PT. Aquamarine Divindo Inspection)

HAZARD IDENTIFICATION AND BASIC EVENT ANALYSIS FROM ACCIDENT SCENARIO FOR UNDERWATER JOB (Case Study in the PT. Aquamarine Divindo Inspection)

Farichatul Mahmudah (6512040079)


Abstrak

PT. Aquamarine Divindo Inspection merupakan perusahaan underwater kontraktor dalam kegiatan inspeksi, perbaikan, dan perawatan kapal yang dilakukan di dasar laut dalam bidang offshore. Underwater welding, underwater cutting, dan underwater non destructive test merupakan rangkaian lingkup pekerjaan yang mempunyai potensi bahaya yang tinggi. Oleh karena itu perlu dilakukan identifikasi bahaya baru dan penilaian risiko untuk pekerjaan tersebut. Penelitian ini dimulai dengan mengevaluasi JSA perusahaan terkait dengan ketiga pekerjaan tersebut. Langkah selanjutnya ialah identifikasi bahaya dan penilaian risiko pada pekerjaan bawah laut berdasarkan penjabaran peralatan, proses kerja, lingkungan kerja, kondisi cuaca, cara kerja, durasi pekerjaan, pekerja yang berpotensi celaka, dan dampak dari kecelakaan pada ketiga pekerjaan yang diteliti tersebut melalui pendekatan brainstorming bersama tim L2RA (Level 2 Risk Assessment). Untuk memperdalam penelitian, dilanjutkan dengan penguraian penyebab dasar dari skenario kecelakaan menggunakan metode FTA (Fault Tree Analysis). Setelah dilakukan penilaian risiko, dapat ditentukan tiga skenario top event pada penelitian ini antara lain kejut listrik bawah laut, ledakan bawah laut, dan hilangnya keseimbangan diri dalam air. Dari hasil penelitian, diperoleh 10 penyebab dasar untuk top event kejut listrik bawah laut, 3 penyebab dasar untuk top event ledakan bawah laut, dan 5 penyebab dasar untuk top event hilangnya keseimbangan diri dalam air. Penentuan pengendalian bahaya pada ketiga pekerjaan tersebut berdasarkan hasil identifikasi bahaya dan FTA dari skenario kecelakaan. Secara garis besar, bentuk pengendalian bahaya berupa perhitungan kebutuhan udara untuk pekerjaan bawah laut, meningkatkan pengetahuan terkait pekerjaan seperti sistematika rangkaian listrik untuk pekerjaan bawah laut, dan memastikan sistem komunikasi yang tepat, serta mengetahui kondisi kesehatan pekerja secara baik. Seluruh rangkuman hasil penelitian akan tersusun pada sebuah JSA (Job Safety Analysis) sebagai bentuk identifikasi bahaya baru pada pekerjaan bawah laut. Kata Kunci : FTA (Fault Tree Analysis), JSA (Job Safety Analysis), Pekerjaan Bawah Laut, Penilaian Risiko


Abstract

PT. Aquamarine Divindo Inspection is a underwater contractor company which is conduct in offshore sector ship inspection, repairment, and maintenance in the seabed. Underwater welding, underwater cutting, and underwater non destructive test are work scope which has highly dangerous potential. Whereas, hazard identification for those is necessary. This research begins with JSA?s company evaluation about the underwater job. Next step are hazard identification from the tools description, operational process, environment, weather, manners, duration, accident potentional workers, and impact or consequences of those researched work and risk assessment in the underwater job use brainstorming method with L2RA (Level 2 Risk Assessment) team in company. For further research, writer using FTA (Fault Tree Analysis) method to untangling a basic event of determined accident scenario. Having conducted a risk assessment, can determine a three top event scenario of this research. There are underwater (electricity) shock, underwater explosion, and underwater self balance loosing. Research results are ten basic event of underwater (electricity) shock scenario top event, three basic event of underwater explosion scenario top event, and five basic event of self balance loosing scenario top event Determination of hazard control in the third work was based on the identification of hazards and FTA of accident scenario. In outline form of control of hazards in the form of calculation of air requirements for underwater job , work-related knowledge as systematic electrical circuit for underwater job, and ensure appropriate communication systems, as well as determine the condition of the health of workers as well. The whole summary of the research results will be arranged at a JSA (Job Safety Analysis) as a form of identification of new hazards for underwater job. Keyword : FTA (Fault Tree Analysis), JSA (Job Safety Analysis), Risk Assessment, Underwater Job


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Agung Nugroho
Dosen Pembimbing 2 : Rona Riantini

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.