ANALISIS PENGARUH SIKAP PEKERJA DENGAN METODE DO IT TERHADAP APD (ALAT PELINDUNG DIRI) DAN DUKUNGAN PEKERJA DI PT. XYZ

ANALYSIS EFFECT OF UNSAFE WORKER ACTION ON PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT AND WORKER ENDORSEMENT IN PT. XYZ.

Rahajeng Pradeti (6512040077)


Abstrak

ABSTRAK PT. XYZ merupakan industri kimia yang dalam proses produksinya menggunakan bahan baku kimia sehingga berpotensi menyebabkan bahaya. Selain itu, kurangnya kesadaran pekerja akan keselamatan yang berpengaruh terhadap perilaku pekerja sehingga terjadi kecelakaan sebanyak 5 untuk cidera sedang dan 6 untuk cidera ringan pada tahun 2014-2015. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi perilaku tidak aman dengan Safe Behavior Index (SBI) menggunakan Critical Behavior Checklist (CBC) dengan menerapkan metode DOIT (Define, Observed, Intervention, Test), dan mengidentifikasi perbedaan sebelum dan sesudah intervensi, dan pengaruh APD dan dukungan kerja terhadap perilaku pekerja. Objek penelitian pekerja WP Plan dengan populasi 31 orang. Pada penelitian ini identifikasi perilaku pekerja dilakukan dengan CBC dan dihitung dengan SBI. Program Behavior Based Safety memiliki metode yaitu metode DOIT selama 11 minggu dengan waktu intervensi 4 minggu. Intervensi yang diberikan adalah peringatan berupa supportive conversation dan penghargaan berupa penambahan nilai pekerja. Perubahan perilaku sebelum dan sesudah intervensi dilakukan dengan uji t-paired. Uji regresi logistik biner menunjukkan pengaruh APD dan dukungan kerja terhadap perilaku pekerja. Pada penelitian ini menunjukkan peningkatan perilaku yang terjadi dengan lama waktu 11 minggu. Minggu ke-4 hingga minggu ke-7 mengalami peningkatan sebesar 0.057 dan minggu ke-8 sampai minggu ke-11 mengalami peningkatan sebesar 0.282. Hasil intervensi yang signifikan yaitu perilaku aman sebesar 29% dan penurunan perilaku tidak aman sebesar 29%. Uji t-paired menunjukkan perilaku aman terdapat perbedaan (5.57 > 2.57) pada Februari dengan April sedangkan pada Maret dengan April tidak terdapat perbedaan (1.28 < 2.57). Hasil uji regresi logistik biner adalah peluang APD beresiko sebesar 0.95 untuk perilaku tidak aman dan 0.05 untuk perilaku aman sedangkan peluang APD tidak beresiko sebesar 0.37 untuk perilaku tidak aman dan 0.63 untuk perilaku aman. Selanjutnya, odds ratio juga menunjukkan bahwa 1 kegiatan yang signifikan dengan variabel APD sebesar 21 kali resiko kecelakaan yang dapat terjadi dengan APD tidak layak, sehingga APD dengan kondisi layak/tidak layak mempengaruhi perilaku pekerja. Kata Kunci : Safe Behavior Index, Critical Behavior Checklist, Behavior Based Safety, Uji Regresi Logistik Biner.


Abstract

ABSTRACT PT. XYZ is an industrial chemical that the production process of chemical using raw materials and thus potentially causing harm. In addition, the lacked of awareness of worker safety influenced the behavior of workers, and caused the accident as much as 5 to moderate injuries and 6 for minor injuries in 2014-2015. In consequence, it is required to intifying unsafe behavior by using the Safe Behavior Index (SBI) with Critical Behavior Checklist (CBC) method, by applying the DOIT (Define, Observed, Intervention, Test) method, and identified the differences between before and after intervention, and the effect of APD and support the employment of the worker's behavior. The object of research were workers at WP Plan with a population of 31 people. In this study, the identification of workers' behavior conducted by CBC and calculated by SBI method. Behavior Based Safety Program has a method was called DOIT method for 11 weeks with a 4 weeks intervention. The interventions were given as a warning in the form of supportive conversations and an award in form of adding score of workers. Changes in behavior before and after the intervention performed with t-paired test. Binary logistic regression test shows the effect of APD and support the employment of the worker's behavior. The result of this study showed that an increasing in safe behaviors occur with long time of 11 weeks. 4th week until the 7th week of 0.057 and an increase of 8 weeks until week 11 increased by 0.282. Results significant intervention is safer behaviors by 29% and decrease unsafe behavior by 29%. T-paired test show safe behavior differences (5:57 > 2:57) in February to April, while March to April there is no difference (1:28 < 2:57). The results of binary logistic regressioedn test is an opportunity APD risk of 0.95 for unsafe behavior and 0:05 to safe behavior while APD opportunities are not at risk for 0:37 to unsafe behavior and 0.63 for safe behavior. Furthermore, the odds ratio also showed that one significant activity with variable APD at 21 times the risk of accidents that can occur with the APD is not feasible, so the APD with decent condition unfit influence employee behavior. Keywords: Safe Behavior Index, Critical Behavior Checklist, Behavior Based Safety, Binary Logistic Regression Test.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Vivin Setiani
Dosen Pembimbing 2 : Nurvita Arumsari

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.