Perencanaan Tower Lamp yang Hemat Energi dan Ramah Lingkungan dengan Menggunakan Sistem Hybrid di PT. United Tractors Pandu Engineering

Energy Saving and Environmental Friendly Tower Lamp Using Hybrid System Planning at PT. United Tractors Pandu Engineering

Muhammad Nizar Hariri (6512040067)


Abstrak

Pada era sekarang ini banyak kegiatan dan operasi yang berkaitan dengan militer, keamanan, dan pertambangan terjadi di malam hari atau kondisi visibilitas rendah maupun yang sulit dijangkau. Terutama diprioritaskan dalam industri pertambangan karena pertambangan memiliki resiko kecelakaan yang tinggi (Sumber: Menteri ESDM,2011). Pertambangan memiliki tempat dan lokasi terpencil di mana pasokan listrik tidak memadai. PT United Tractors Pandu Engineering (UTE), yang lebih dikenal dari produk yang dihasilkan dengan merk ?PATRIA?, merupakan salah satu perusahaan penyedia heavy transport equipment. Saat ini UTE telah bertransformasi dari yang semula hanya fokus pada manufaktur, sekarang sudah berkembang ke marine business dan sedang merambah ke sektor energi. Dengan dikeluarnya Perpres No 5 tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional, mendorong peningkatan penggunaan energi terbaharukan termasuk panas matahari sebagai sumber pembangkit listrik di masa mendatang. Salah satu produk PT. United Tractors Pandu Engineering yaitu Tower Lamp merupakan salah satu produk yang bergerak di bidang pertambangan. Satu unit tower lamp membutuhkan konsumsi bahan bakar 2,16 liter perjam. Tower Lamp beroperasi selama 12 jam sehari. Sehingga memakan biaya operasional untuk pemenuhan bahan bakar serta menimbulkan emisi CO2. Tujuan tugas akhir ini yaitu untuk merencanakan pengembangan poduk tower lamp dari PT. United Tractors Pandu Engineering yaitu untuk menurunkan penggunan bahan bakar dan emisi CO2 pada tower lamp dengan mendayagunakan panel surya sebagai energi utama. Perhitungan yang dilakukan yaitu perhitungan daya yang dibutuhkan, kebutuhan panel surya, kebutuhan charging controller, kebutuhan battery, generator, bahan bakar, emisi CO2 serta perencanaan rangkaian kemudian dilakukan simulasi dengan mengggunakan software livewire. Hasil dari perhitungan adalah operasi Tower Lamp Hybrid dengan menggunakan Battery kondisi 100% mampu bertahan selama 26 jam. Penghematan bahan bakar sebesar kurang lebih 1 liter/jam dalam kondisi selama 12 jam operasi tower lamp hybrid memakai diesel. Apabila operasional tower lamp hyrbid selama 12 jam menggunakan generator maka akan dihasilkan emisi CO2 sebesar 43,354 kg sedangkan untuk existing tower lamp dengan operasional waktu 12 jam menghasilkan emisi CO2 sebesar 74,2908 kg. Jadi ada pengurangan emisi CO2 sebesar 30,9368 kg. Kata kunci : Tower Lamp, Hybrid, Bahan Bakar, CO2, Battery, Solar Panel, Generator, Livewire


Abstract

In this era, many activities and military operations related to security and mining takes place at night or in low visibilty conditions and hardly accesible. Especially in the mining industry because mining has a high accident risk (Source: Minister of energy,2011). Mining has remote location and its place where electricity supply is inadequate. PT. United Tractors Pandu Engineering, which is better known under the brand ?PATRIA?, is one of the leading provider heavy transport equipment. Today UTE has been transformed from the original only focus on manufacturing, now has developed into marine business and being extended to the energy sector. With the issuance of presidential regulation no.5 of 2006 on national energy policy, to encourage increeased use of renewable energy including solar thermal power plants as a source of future. One of the product of PT. United Tractors Pandu Engineering, tower lamp, is a product that is engaged in mining. One unit tower lamp requires fuel consumption of 2.16 liters per hour. Tower lamp operates 12 hours a day. So it needs the operational costs for the fulfillment of the fuel and creates emission of CO2. Goal of this thesis is to plan the product development of tower lamp that is to reduce fuel consumption and CO2 emission on the tower lamp by utilizing solar panels as a primary energy. The calculation are the calculation of the required power, the solar panel needs, charging controller needs, battery needs, generator needs, fuel, CO2 emission as well as planning a series of electrical then simulation using livewire software. The result of the calculation is a hybrid tower lamp operation using 100% battery condition can last for 26 hours. Fuel saving of approximately 1 liter/h in condition for 12 hours tower lamp hybrid operation using diesel. When hybrid tower lamp for 12 hours using a generator it will produce CO2 emission amounted to 43,354 kg, while for exisiting tower lamp with 12 hours operation produces CO2 emission of 74,2908 kg. So there is a reduction in CO2 emission by 30,9368 kg. Keywords : Tower Lamp, Hybrid, Fuel, CO2, Battery, Solar Panel, Generator, Livewire.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Adianto
Dosen Pembimbing 2 : Galih Anindita

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.