pendekatan metode structural equation modeling (SEM) untuk analisis safety behavior pada pekerja sementara divisi kapal niaga di PT.PAL Indonesia

pendekatan metode structural equation modeling (SEM) untuk analisis safety behavior pada pekerja sementara divisi kapal niaga di PT.PAL Indonesia

Afifah Mutiara Istighfaroh (6512040062)


Abstrak

Keselamatan di industri konstruksi merupakan isu penting dan telah menjadi industri yang paling berbahaya khususnya di negara berkembang. Pekerjaan membangun kapal merupakan salah satu pekerjaan konstruksi yang sangat kompleks dan kecelakaan kerja pada galangan kapal pada umumnya sama dengan industri konstruksi. Data kecelakaan yang diperoleh antara tahun 2012 hingga 2015 menunjukan bahwa pekerja sementara sebagai penyumbang angka kecelakaan yang paling besar dengan penyebab dasar adalah kelalaian dan perilaku keselamatan yang rendah. Rendahnya perilaku keselamatan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal characteristic, job stress, self-perceived fatigue, safety climate, safety culture, dan safety behavior serta untuk mengetahui perbedaan nilai rata-rata safety behavior berdasarkan faktor usia, masa kerja, dan faktor pendidikan. Pengembangan model hubungan faktor perilaku keselamatan ini dilakukan dengan metode Structural Equation Model (SEM) dengan bantuan software AMOS 20 digunakan untuk menganalisis bagaimana hubungan antar variabel secara teknik multivariat dan metode One Way Anova untuk menguji perbedaan nilai rata-rata perilaku keselamatan pada pekerja. Survey dilakukan dengan menggunakan kuisioner skala Likert 1-4 kepada 142 pekerja sementara pembangunan kapal di Surabaya yaitu PT. PAL Indonesia. Hasil dari penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan positif antara personal characteristic dengan safety behavior, safety culture dengan safety behavior, safety climate dengan safety behavior, personal characteristic dengan safety culture, personal characteristic dengan safety climate, job stress dengan self-perceived fatigue, dan safety culture dengan safety climate. Penelitian ini juga memberikan informasi bahwa personal characteristic sebagai faktor yang dominan dalam mempengaruhi safety behavior dan tidak terdapat perbedaan rata-rata nilai safety behavior berdasarkan faktor usia, masa kerja, dan pendidikan karena ketiga faktor tersebut mempunyai nilai siginifikansi lebih besar dari 0,05 dan F hitung < F tabel. Kata kunci: personal characteristic, job stress, self-perceived fatigue, safety climate, safety culture, safety behavior, One Way Anova, Structural Equation Model (SEM


Abstract

Safety is the important issue in construction industries and become the most dangerous industry especially in the developing country. Shipbuilding industry is one of complex construction activity and have the same risk with the other construction industries. Accident data obtained between 2012 and 2015 shows that temporary workers as a contributor to the greatest number of accidents with basic cause is negligence and poor safety behavior. Low safety behavior is influenced by various factors. This study aims to determine the relationship of personal characteristic, job stress, self-perceived fatigue, safety climate, safety culture and safety behavior and to investigate differences in the average value of safety behavior by age, working period, and educational factors. The development model of the relationship between safety behavior by Structural Equation Model (SEM) with 20 AMOS software was used to analyze how the relationship between variables in multivariate techniques and methods One Way ANOVA to test for differences in the behavior of the average value of the safety behavior. The survey was conducted using questionnaires Likert scale of 1-4 to 142 workers while the construction of ships in Surabaya, PT. PAL Indonesia. Results of the research showed that there is a positive relationship between personal characteristic with safety behavior, safety culture with safety behavior, safety climate with safety behavior, personal characteristic with safety culture, personal characteristic with safety climate, job stress with self-perceived fatigue, and safety culture with safety climate. This study also provides information that the personal characteristic as the dominant factor in influencing the behavior of safety and there are no differences in average values of safety behaviors by age, tenure, and education because it has sign value greater than 0.05 and F arithmetic


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Lukman Handoko
Dosen Pembimbing 2 : Farizi Rachman

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.