Perancangan Enclosure Pada Ruangan Blow Molding serta Analisis Kelayakan Menggunakan Software Acoustic Di PT. WM

Desain Enclosure On Blow Molding Room and Properness Analysis Use with software Acoustic at PT. WM

Inge Yuswandari (6512040060)


Abstrak

ABSTRAK PT. WM perusahaan yang produksinya menghasilkan packaging cosmetic di departemen Blow Molding yang terdiri dari 19 mesin sebagai mesin produksi yang menghasilkan packaging cosmetic. Kebisingan yang timbul dari beroperasinya mesin yang ada di ruangan Blow Molding sebesar 101,2 dB (A) dan berdasarkan Permenaker No 13/MEN/X/2011 melebihi nilai ambang batas yang diperbolehkan yaitu 85 db untuk 8 jam kerja per hari. Perancangan enclosure pada Area Blow Molding pada PT. WM dibuat dengan tipe full enclosure dilakukan sebagai upaya pengendalian kondisi lingkungan kerja kebisingan. Pemilihan material dalam perancangan enclosure ini adalah batu bata, gypsum board dan kayu. Titik pengukuran kebisingan dilakukan setiap 2 meter pada area Blow Molding PT. WM, sehingga didapatkan pemetaan pengukuran kebisingan yang terdiri dari 135 titik. Pengujian menggunakan software SoundFlow dilakukan untuk menganalisis apakah perhitungan transmission loss dari ketiga bahan tersebut sudah benar. Nilai transmission loss dari software SoundFlow digunakan untuk menganalisa noise reduction. Hasil perhitungan kebisingan total pada ruangan Blow Molding PT. WM sebesar 111,6 dB(A) dan kebisingan dapat diturunkan menjadi 85 dB (A). Kemampuan redam enclosure yang akan dirancang memiliki kemampuan redam kebisingan minimal sebesar 26,6 dB (A). Hasil perhitungan batu bata memiliki kemampuan redam 88,45 dB (A), gypsum board 75,93 dB (A) dan kayu 75,42 dB (A). Berdasarkan perhitungan presentase error pada batu bata 5,59 %, gypsum board 5,1 % dan kayu 5,7 % maka desain enclosure dari ketiga bahan tersebut layak atau dapat diterapkan karena presentase errornya dibawah 10 %. Kata kunci: software soundflow, enclosure, kebisingan, kemampuan redam, blow molding


Abstract

ABSTRACT PT. WM is company that production cosmetic packaging in Blow Molding departement with 19 machine that makes cosmetic packaging. Noise arising from the operation of the machine in Blow Molding room is 101.2 dB and based Permenaker No. 13 / MEN / X / 2011 exceeded the allowable threshold value of 85 db to 8 hours per day. The design of the enclosure in Area Blow Molding at PT. WM was made with full enclosure types carried out as an effort to control the working conditions of noise. Selection of materials in the design of enclosure are brick, gypsum board and wood. Point noise measurements performed every 2 meters of the area Blow Molding PT. WM, so we get the mapping of noise measurement consisting of 135 points. Testing conducted using software soundflow to analyze whether the calculation transmission loss of 3 materials are correct. Result of transmission loss from software soundflow that used to analyze noise reduction. Total noise calculation results in the blow molding room PT.WM amounted to 111.6 dB(A) and the noise can be decresed to 85 dB (A). Noise reduction enclosure to be designed must have minimal noise reduction capability of 26,62 dB(A). The calculation result bricks have the noie reduction ability 88,45 dB (A), gypsum board 75,93 dB(A) and plywood 75,42 dB(A). The calculation result transmission loss from material brick wall, gypsum board and plywood approach of result transmission loss used software soundflow. The calculation error precentase of brick wall 5,59 %, gypsum board 5,1 % and plywood 5,7 % thendesign enclosure from that materials can be apply because error precentase uder 10 %. Keywords: software sound flow, enclosure, noise, noie reduction, blow molding


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Galih Anindita
Dosen Pembimbing 2 : Ahmad Erlan Afiuddin

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.