PEMANFAATAN LIMBAH PADAT SPENT BLEACHING EARTH PADA PT. SMART TBK. SURABAYA SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN BETON

UTILIZATION OF SPENT BLEACHING EARTH SOLID WASTE AT PT. SMART TBK. SURABAYA AS A FINE AGGREGATE SUBSTITUTION IN CONCRETE MIXTURE

Refin Bagus Sunarya (6512040051)


Abstrak

PT. Sinar Mas Agro Resources And Technology (SMART) Tbk Surabaya merupakan salah satu pabrik pengolahan minyak kelapa sawit terbesar di Indonesia yang menghasilkan limbah padat Spent Bleaching Earth (SBE) mencapai 737,19 Ton dalam satu bulan. SBE tersusun dari beberapa komposisi kimia yang salah satunya berupa SiO2 dengan prosentase mencapai 83,05%. SiO2 yang biasa dikenal dengan debu silika berpotensi menyebabkan penyakit silikosis apabila terlalu sering dihirup oleh pekerja. Di sisi lain, SiO2 merupakan salah satu senyawa penyusun semen Portland. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian tentang pengolahan dan pemanfaaatan limbah SBE di PT. SMART Tbk. Surabaya sebagai bahan campuran pembuatan beton. Pada penelitian ini, SBE digunakan sebagai pengganti agregat halus dengan variasi 0%, 10%, 20%, 30%, dan 40%. Pengujian yang dilakukan adalah fineness modulus, uji kuat tekan, uji setting time, dan uji TCLP. Metode mix design yang digunakan yaitu SNI 03-2834-2000 dengan f?c 28,5 MPa dan nilai slump 12 ? 2 cm. Penelitian ini menunjukkan bahwa beton dengan campuran SBE yang memenuhi kuat tekan rencana adalah beton SBE 10% dan SBE 20% dengan nilai kuat tekan masing-masing sebesar 34,16 MPa dan 29,06 MPa. Hasil pengujian setting time menunjukkan bahwa penambahan jumlah SBE berbanding lurus dengan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai final setting dengan waktu terlama mencapai 615 menit. Kandungan logam berat pada beton SBE 10% berdasarkan hasil uji TCLP berada jauh di bawah baku mutu sehingga beton SBE 10% dinyatakan layak secara teknis dan aman dari segi lingkungan. Kata kunci: Spent Bleaching Earth, beton, agregat halus, kuat tekan, setting time, TCLP.


Abstract

PT. Sinar Mas Agro Resources And Technology (SMART) Tbk Surabaya is one of the biggest palm oil refinery factory in Indonesia. It has solid waste byproduct called Spent Bleaching Earth (SBE) that reaches 737,19 tons in a month. SBE consists of some chemical compounds and one of them is SiO2 up to 83,05%. SiO2 or silica fume can cause silicosis if it is exposed to the atmosphere and frequently inhaled by the workers. On the other hand, SiO2 is one of the material composition of Portland cement. Thus, it is necessary to conduct a research about the utilization of SBE in PT. SMART Tbk. as a concrete mixture. SBE is utilized as fine aggregate substitution by the composition of 0%, 10%, 20%, 30%, and 40% of the total amount of fine aggregate. The conducted tests are fineness modulus calculation, compressive strength, setting time, and TCLP. The method used for mix design is SNI 03-2834-2000 with f?c 28,5 MPa and slump 12 ? 2 cm. This research shows that concretes with SBE substitution which achieve the planned compressive strength are 10% SBE with 34,16 MPa and 20% SBE with 29,06 MPa. The setting time test result indicates that the addition of SBE as substitute is in proportion to the time needed to reach the final setting. The higher amount of SBE used for the mixture, the longer time needed to reach the final setting. The longest time to reach final setting is 615 minutes. Based on the TCLP test, the concentration of heavy metal substances in 10% SBE are below the threshold limits. Thus, it is scientifically proven to conclude that concrete with 10% SBE is technically proper and safe for the environment. Keywords: Spent Bleaching Earth, concrete, fine aggregate, compressive strength, setting time, TCLP.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Moch Luqman Ashari
Dosen Pembimbing 2 : Denny Dermawan

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.