ANALISIS DISPERSI SO2 DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT SEKITAR PT. X DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN (ARKL)

SO2 DISPERSION ANALYSIS AND EFFECTS ON PUBLIC HEALTH AROUND PT. X USING ENVIRONMENTAL HEALTH RISK ANALYSIS MODEL (ARKL)

Eni Halimatus Sa'diyah (6512040049)


Abstrak

PT. X merupakan suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang industri kimia dasar yang memproduksi asam sulfat, aluminium sulfat dan sodium silicate. Industri ini menghasilkan emisi berupa gas sulfur dioksida (SO2) yang diperoleh dari unit sulphuric acid plant yang dikeluarkan melalui 2 cerobong asap yaitu cerobong AP I dan cerobong AP II. Hasil uji emisi PT. X tanggal 14 September 2015 menunjukan bahwa emisi gas SO2 melebihi nilai baku mutu emisi yang ditetapkan oleh PERGUB JATIM No. 10 Tahun 2009 yang dapat mencemari lingkungan serta membahayakan kesehatan manusia. Karena itu, perlu dilakukan analisis dispersi emisi SO2 untuk mengidentifikasikonsentrasi dan pola penyebaran emisi, sekaligus dilakukan perkiraan risiko kesehatan akibat paparan SO2 terhadap masyarakat sekitar PT. X. Penelitian ini menggunakan metode Gaussian Dispersion Model untuk mengetahui sebaran konsentrasi polutan pada jarak tertentu dan model Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) untuk mengetahui besar tingkat resiko gangguan kesehatan pada masyarakat akibat SO2 di udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata ? rata konsentrasi SO2 yang didapat sebesar 818,134 ?g/m3 dankonsentrasi maksimum pada arah downwind centerlinetanggal 14 September 2015 ialah sebesar 1265,23 ?g/m3pada jarak 185 m dari sumber, dimana diketahui nilai tersebut melebihi nilai kadar tertinggi yang diperkenankan (KTD) yaitu sebesar 250 ?g/m3. Adapun mengenai rata ? rata nilai tingkat risiko (RQ) seluruh responden sebesar 5,888 yang mana didapatkan lebih besar dari 1 (RQ > 1). Dimana nilai RQ > 1 mengindikasikan bahwa risk agent SO2 tidak aman bagi responden atau beresiko terhadap kesehatan responden. Kata kunci:Emisi SO2, Gaussian Dispersion Model,Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) dan tingkat risiko (RQ).


Abstract

PT.X is a company engaged in basic chemical industry that produces sulfuric acid, aluminum sulfate and sodium silicate. This industry produces sulfur dioxide (SO2) emission which obtained from unit sulfuric acid plant discharged through two chimneys: AP I chimney and AP II chimney.PT.Xemission test results on September 14th2015 shows that SO 2 gas exceed the emissions standards quality of PERGUB JATIM No. 10 Tahun 2009 which established can pollute the environment and harm human health.Therefore, it is necessary to do SO2 emissions dispersion analysis to identified the concentration and distribution patterns of emissions, do forecasts of health risk of SO2 concentration on surrounding communities PT.X. This study uses a Gaussian dispersion model to determine the distribution of pollutant concentrations at a certain distance and Environmental Health Risk Analysis (ARKL) model to determine the risk level of major health problems in the community due to SO2 in the air. The study result shows that the average of SO2 concentrations is 818.134 ?g/m3 andmaximum concentration in the downwind direction centerline on 14 September 2015 is 1265.23 ?g/m3 at a distance of 185 m from the source which known exceed the highest levels allowed (KTD) at 250 ?g/m3.For the average level of risk value (RQ) all respondents is at 5.888 which the result is greater than 1 (RQ> 1). it indicates that the risk agent SO 2 is not safe for the respondent or risk to the respondents health. Keywords:Emissions of SO2,Gaussian Dispersion Model, Environmental Health Risk Analysis (ARKL) and the level of risk (RQ).


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Adhi Setiawan
Dosen Pembimbing 2 : Ulvi Pri Astuti

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.