IMPLEMENTASI NFPA 551 TAHUN 2007 PADA AREA SULFURIC ACID PRODUCTION (SAP)

IMPLEMENTATION OF NFPA 551 - 2007 IN SULFURIC ACID PRODUCTION (SAP) AREA

Liana Puji Lestari (6512040035)


Abstrak

ABSTRAK Keputusan Menteri Tenaga Kerja R. I. No. KEP.186/MEN/1999 tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja mengklasifikasikan bahwa industri kimia dasar dengan produksi asam sulfat memiliki tingkat resiko bahaya kebakaran berat sehingga upaya pencegahan terhadap kemungkinan terjadi kebakaran sangat penting harus dilakukan. Dalam proses produksi, terdapat pekerjaan yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Dalam beberapa kasus ini, kebanyakan telah memberikan dampak kerugian pada perusahaan. Namun, tidak ada pencegahan khusus yang dilakukan sebelumnya. Metode dalam penelitian ini yaitu Fire Risk Assessment (FRA) berdasarkan NFPA 551 tahun 2007 yang digunakan untuk menganalisa semua bentuk , penyebab, rekomendasi, dan penilaian resiko yang berhubungan dengan kebakaran. Dalam analisa FRA, peneliti menggunakan metode kualitatif yaitu checklist untuk mengetahui penyebab kebakaran. Kemudian dari hasil checklist, peneliti menentukan nilai risk dalam bentuk Hazard Identification, Risk Assessment and Control (HIRARC) khusus kebakaran. Hasil dari analisa HIRARC yang memiliki tingkat resiko berat diberikan rekomendasi serta implementasi hasil yang dibutuhkan pada area Sulfuric Acid Production (SAP). Hasil penilaian resiko kebakaran menunjukkan bahwa area SAP berada pada tingkat resiko berat yaitu dengan jumlah risk ?16. Hasil implementasi rekomendasi dari resiko bahaya berat yaitu dengan perancangan Hidran dan APAR. Dari hasil perhitungan secara manual jumlah pilar hidran yang dibutuhkan adalah 16 pilar, nilai head pump sebesar 55,914 m dan daya pompa sebesar 24,69 kW. Untuk pemilihan pompa sistem hidran menggunakan pompa dengan kapasitas 170 m3/h dan head 84 m. Sedangkan untuk hasil uji simulasi software pipe flow expert didapatkan 6 model uji simulasi kebakaran. Berdasarkan NFPA 14 tahun 2003, hasil uji simulasi nilai tekanan sudah memenuhi standart yaitu tekanan titik terjauh hidran minimum sebesar 4,5 bar. Untuk perhitungan APAR berdasarkan NFPA 10 tahun 2002, dibutuhkan penambahan sebanyak 27 buah APAR dan jenis APAR yang paling cocok untuk semua ruangan yaitu Dry Chemical. Setelah penerapan rekomendasi, dianalisa kembali dengan metode HIRARC dengan hasil penurunan tingkat resiko menjadi ringan yaitu dengan jumlah risk <16. Kata kunci : Fire Risk Assessment (FRA), HIRARC, Checklist, NFPA 551 tahun 2007, NFPA 14 tahun 2003, NFPA 10 tahun 2002.


Abstract

ABSTRACT The decision of Indonesian Manpower Ministry No. KEP.186/MEN/1999 about fire prevention in workplace classified that basic chemical industry which produces sulfuric acid has a high risk of heavy fire hazard. So, the effort to prevent the possibility of fire is very important to be done. In the production process, there are jobs which potentially cause fire. In some cases, most of them gave impact on the company?s losses. However, no special prevention or precaution was done before. The method in the research was Fire Risk Assessment (FRA) by NFPA 551-2007 which is used to analyze all of the forms, causes, recommendations and assessment of the risks related to the fire. In the analysis of FRA, the researcher used checklist as qualitative method to know the causes of fire. By the checklist result, the researcher determined the risk value in the form of Hazard Identification, Risk Assessment and Control (HIRARC) in fire. The result of HIRARC analysis which has a heavy risk is given recommendation and the result implementation which appropriate with Sulfuric Acid Production (SAP) condition. The results of fire risk assessment showed that SAP area is at high risk level with the risk amount of ?16. The results of recommendation implementation of the risks of severe hazard are hydrant design and APAR (Fire Extinguisher). From manual calculation, the number of pillars needed are 16 pillars, head pump is around 55,914 m and the pump power is 24,69 kW. For pump selection hydrant system using pump with a capacity of 170 m3/h and head 84 m. Whereas the results of simulation test ?software pipe flow expert? found 6 test models of fire simulation test. Based on NFPA 14-2003, the results of the simulation test have been standardized that is the pressure of the furthest point of the minimum hydrant is 4, 5 bar. For the calculation of APAR by NFPA 10-2002, required 27 pieces of the additional APAR and the most appropriate APAR type for all rooms is Dry Chemical. After the implementation of the recommendation, it can be reanalyzed by using HIRARC method with the results of a decrease in the level of risk being light by the amount of risk <16. Key words: Fire Risk Assessment (FRA), HIRARC, Checklist, NFPA 551 ? 2007, NFPA 14 ? 2003, NFPA 10 ? 2002.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Moch Luqman Ashari
Dosen Pembimbing 2 : George Endri K

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.