Analisis Penilaian Postur Kerja Pada Pekerjaan Pemintalan Benang Bagian Multifold Menggunakan Metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment)

Assessment Analysis Of Work Of Spinning Yarn Occupation at Multifold Division Using Rula (Rappid Upper Lower Arm) Method

Luffy Arvionita (6512040026)


Abstrak

ABSTRAK PT Lotus Indah Textile Industries merupakan perusahaan di bidang tekstil dan produk yang dihasilkannya adalah benang pintal. Pada divisi produksi terdapat beberapa departemen yaitu winding, tfo, multifold, ring frame,dll. Objek yang diteliti pada penelitian ini adalah pada produksi benang pintal di bagian multifold. Pada bagian ini mesin/alat memiliki ketinggian yang sedikit susah untuk digapai pekerja. Para pekerja harus berjinjit untuk menggapainya dan pekerjaan tersebut dilakukan secara berulang-ulang. Jika perkerjaan tersebut dilakukan dalam rentang waktu yang panjang dan lama maka dapat menyebabkan Penyakit Akibat Kerja (PAK) berupa Musculoskeletal Disorders (MSDs) yang dapat di derita oleh pekerja. Penelitian ini menggunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) untuk menilai tingkat risiko ergonomi terkait postur janggal yang dilakukan oleh pekerja. Pengambilan data sudut postur kerja dilakukan sebanyak dua kali, lalu di rata-rata. Hasil dari rata-rata tersebut yang digunakan untuk menganalisis tingkat risiko ergonomi. Sebelum melakukan penilaian postur kerja menggunakan metode RULA, terlebih dahulu melakukan penyebaran kuesioner NBM (Nordic Body Map) untuk mengetahui bagian tubuh mana yang sering mengalami sakit atau nyeri. Peneliti juga melakukan simulasi untuk mengetahui apakah penambahan fasilitas kerja sudah efektif dengan menghitung sudut dan melakukan penilaian dengan metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) Postur kerja pada bagian multifold yang dilakukan oleh pekerja menghasilkan score RULA dengan range 5-7 dimana nilai tersebut termasuk risk level sedang-tinggi. Adapun rekomendasi perbaikan postur kerja meliputi prosedur cara kerja yang ergonomi, sosialisasi serta penambahan fasilitas kerja berupa pijakan dengan tinggi pijakan 27,6 cm. Setelah dilakukan simulasi didapatkan hasil bahwa terjadi penurunan risk level terhadap kedua kegiatan dari sedang-tinggi menjadi rendah. Sehingga didapatkan kesimpulan dengan penambahan fasilitas kerja dapat menurunkan resiko cedera musculuskeletal. Kata kunci : Ergonomi, Fasilitas Kerja, Postur Tubuh, RULA


Abstract

ABSTRACT PT Lotus Indah Textile Industries is a textiles company and it produces spun yarns. In the production division, there are several departments, namely winding, TFO, multifold, ring frame, etc. The objects of this study is on the production of spun yarn at the multifold. In this departement, the machine has a height that is a little hard to reach by the workers. The workers had to stand on tiptoe to reach out and yhe task is carried out repeatedly. If these tasks are done in a long time span, it can cause Occupational Diseases (PAK) in the form of Musculoskeletal Disorders (MSDs) that can be suffered by workers. This study using Rula method (Rapid Upper Limb Assessment) to assess the ergonomic risk level related with awkward posture performed by workers. Working posture angle data retrieval done twice, then researcher calculated the data to get the average value. Results from this average are used to analyze the level of ergonomic risk. Before performing assessment work posture using methods Rula, researcher distributed NBM (Nordic Body Map) questionnaires to find out which body part often experience pain or pain. Researcher also perform simulations to determine if additional facilities are already working effectively to calculate the angle and make judgments by Rula method (Rapid Upper Limb Assessment) The RULA score of multifold workers posture are range of 5-7, indicating the medium higj risk level. The working posture corrective recommendations include ergonomics workings procedures, socialization of the recommendations to the workers and adding 27,6 cm foothold for the workers. From the simulation showed level a decline in the risk level both the activities the medium-high level to be low. So it concluded that the additional of working facilities can reduce the risk of injury musculuskeletal Keyword: Egonomics, Work facility, RULA, Work posture


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Galih Anindita
Dosen Pembimbing 2 : Lukman Handoko

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.