IDENTIFIKASI BAHAYA DENGAN METODE BOW TIE ANALYSIS PADA THERMAL DE ASPHALTING UNIT (Studi Kasus : PT XY)

HAZARD IDENTIFICATION BY USING BOW TIE ANALYSIS IN THERMAL DE ASPHALTING UNIT (Case Study : PT XY)

Gagas Jagat Soekarto (6512040022)


Abstrak

ABSTRAK Proses TDA (Thermal De Asphalting) merupakan proses yang bertujuan untuk memisahkan fraksi-fraksi LGO/GO/SLF/LLF/HLF dan Asphalt. Proses TDA membutuhkan temperatur yang sangat tinggi dan sangat diperhatikan keamanannya. Karena Jika terjadi kegagalan pada safeguard atau barrier dapat membahayakan pekerja, perusahaan dan lingkungan sekitar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kecukupan barrier pada PT.XY Penelitian ini menggunakan metode Bow tie analysis. Bow tie analysis adalah metode yang menyediakan visualisasi yang dapat dimengerti dari hubungan antara penyebab gangguan atau kerusakan, kondisi yang dapat memicu peningkatan risiko sampai kemungkinan terjadinya kecelakaan, kontrol untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan tindakan persiapan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkannya Hasil penelitian dengan menggunakan HAZOP diperoleh 3 top event/initiating event dengan kategori lowrisk dan 6 initiating event dengan kategori high risk. Potensi bahaya utama yang ada pada Thermal de asphalting unit adalah adanya bahaya tumpahan oil dan ledakan yang dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran, polusi, kerusakan infrastruktur dan personnel injuries. barrier yang ada telah mencukupi dimana pada top event yang tergolong high risk telah tersedia 3 preventive control untuk setiap threat dan minimal satu mitigating measure untuk setiap consequence. Setelah dilakukan identifikasi bahaya menggunakan bow tie analysis, didapatkan ketidakcukupan escalation factor barrier untuk pollution concequences. diperlukan tambahan escalation factor barrier berupa independent pond atau kolam tambahan untuk menampung tumpahan oli. Kata Kunci : barrier, bow tie analysis, hazop, high risk, thermal de asphalting unit


Abstract

ABSTRACT TDA (Thermal De Asphalting) Process is a process having purpose to separate LGO/GO/SLF/LLF/HLF and Asphalt fractions. TDA process require very high temperature and put much concern in its safety. Because if there is failure occured in safeguard or barrier, it can harm the worker, financial loss and pollution. Because of it, this research have a purpose to analyze the barrier adequacy in PT.XY The research use Bow tie analysis. It provides a readily understandable visual representation of the relationships between the causes of unwanted events, the escalation of such events to a range of possible outcomes, the controls preventing the event from occurring and the mitigation measures in place to limit the consequences. The research result from HAZOP, there are 3 top event/initiating event having low risk category and 6 initiating event with the category is high risk. The main hazards in Thermal de asphalting unit are oil spill and explosion that can cause fire, pollution, damage infrastructre and personnel injuries. The existing barrier are adequate which in top event having high risk category provide 3 preventive control for each threath and minimal one mitigating measure for each consequence. After making hazard identification by bow tie analysis, it can be found inadequate escalation barrier for pollution consequences. It require additional escalation factor barrier like independent pond to gather the oil spill Key words : barrier, bow tie analysis, hazop, high risk, thermal de asphalting unit


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Agung Nugroho
Dosen Pembimbing 2 : Mey Rohma Dhani

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.