Perencanaan Kegiatan Perawatan Container Crane di PT. X Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II dengan Pendekatan Benefit-Cost Analysis

PLANNING ON CRANE CONTAINER MAINTENANCE IN PT X USING RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) II WITH BENEFIT COST ANALYSIS APPROACH

Gangga Rafshandi Ayumas (6511040091)


Abstrak

PT. X merupakan perusahaan jasa yang bergerak pada bidang bongkar muat peti kemas. Dalam melakukan kegiatan bongkar muat didukung oleh alat berat yaitu Container Crane yang memiliki ketinggian 30-40 meter. Terjadinya gangguan pada Container Crane akan berpotensi menghambat proses bongkar muat serta dapat menimbulkan ancaman bagi keselamatan di lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini adalah dapat melakukan kegiatan pemeliharaan secara terencana sehingga meningkatkan efektifitas kerja alat serta mengurangi angka kecelakaan yang disebabkan oleh kerusakan alat. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode Realibility Centered Maintenance (RCM) II. Kegagalan fungsi komponen ditinjau dari Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Penilaian risiko didapatkan dari perhitungan Risk Priority Number (RPN) dengan mengalikan nilai severity dan occurance, kemudian hasil tertinggi dari penilaian risiko akan di analisa menggunakan Fault Tree Analysis (FTA). Untuk mengantisipasi kegagalan tersebut maka kegiatan perawatan diberikan dengan memperhatikan RCM II decision diagram. Perhitungan kuantitatif diberikan untuk menentukan interval perawatan optimal (TM). Sedangkan Benefit-Cost Analysis (BCA) digunakan untuk mengetahui perbandingan biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan perawatan dan manfaat yang diterima setelah kegiatan perawatan dilakukan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui terdapat 23 bentuk kegagalan fungsi pada Container Crane. Hasil penilaian risiko dengan RPN menunjukan bahwa komponen kritis yang perlu mendapatkan prioritas dalam memberikan perawatan pada Container Crane adalah kegagalan fungsi Twist Lock pada Spreader dan juga Wire Rope. Penentuan interval perawatan optimal diberikan pada komponen yang mengalami scheduled restoration task dan scheduled discard task agar tindakan tersebut menjadi technically feasible untuk menurunkan konsekuensi kegagalan. Perhitungan interval perawatan optimal dan Benefit-Cost Analysis (BCA) dengan nilai B/C adalah 5,17 (B/C > 1) diharapkan dapat meningkatkan efektifitas pelaksanaan kegiatan perawatan yang telah direncanakan. Kata Kunci : Analisa Risiko, BCA, Container Crane, Interval Perawatan, RCM II


Abstract

PT. X is a service company which is engaged in the field of container loading and unloading. In conducting the activities of loading and unloading of heavy equipment that is supported by the Container Crane. This equipment has a height of 30-40 meters. Interference with the Container Crane would potentially inhibit the loading and unloading process and may result in a threat to safety in the workplace. The objectives of this research can control the maintenance in order to significantly increase the value of work effectivity and also reduce the number of work accident caused by error equipment. The methods used in this research is the Realibility Centered Maintenance (RCM) II. The failure of the component functions is analyse by Failure Mode and Analysis (FMEA). Risk assessment derived from the calculation of the Risk Priority Number (RPN) by multiplying the value of severity and occurance, and then the highest result of the risk assessment will be analyzed using Fault Tree Analysis (FTA). The failure to anticipate the activities of care given by observing the RCM II Decission Diagram. Quantitative calculation is provided to determine the optimum maintenance intervals (TM). While Benefit-Cost Analysis (BCA) is used to know the comparison of costs incurred for maintenance activities and benefits received after maintenance activites performed. The results of the research there are 23 known form of failures of the function at the Container Crane. The results of the risk assessment with RPN showed that critical component needs to get priority care on a Container Crane are a failures of the function of the Twist Lock on the Spreader and also Wire Rope. Determination of optimum maintenance intervals given on components that scheduled restoration task and scheduled discard task so that those action became technically feasible to decrease the consequences of failures. Calculations of optimum maintenance intervals and Benefit-Cost Analysis (BCA) with a value of B/C is 5,17 (B/C > 1) is expected to enhance the effectiveness of the implementation of planned maintenance activities. Key Words : BCA, Container Crane, Optimum Maintenance, Risk Analysis, RCM II


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Rachmad Tri Soelistijono
Dosen Pembimbing 2 : Arief Subekti

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.