Identifikasi Bahaya Menggunakan Metode Hazop Pada Proses Produksi Pupuk ZK Serta Penentuan Solusi Alternatif Melalui BCA (Benefit Cost Analysis) (Studi Kasus PT Petrokimia Gresik)

HAZARD IDENTIFICATION USING HAZOP ON ZK FERTILIZER PRODUCTION PROCESS AND ALTERNATIVE SOLUTION DECISION THROUGH BCA (Benefit Cost Analysis) (Case Study From PT Petrokimia Gresik)

Combat Dirgantara (6511040081)


Abstrak

PT Petrokimia Gresik merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memproduksi berbagai jenis pupuk diantaranya: pupuk urea, pupuk ZA, pupuk SP-36, NPK PHONSKA, pupuk ZK, dan NPK Kebomas. Banyaknya jenis pupuk yang dihasilkan, salah satunya adalah pupuk ZK (plant 2) tentunya tidak terlepas dari proses produksi yang melibatkan bahan kimia dengan potensi menimbulkan bahaya. Untuk menanggulangi proses produksi yang memiliki potensi bahaya tersebut, perusahaan telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3). SMK3 yang telah diterapkan pada proses produksi pupuk ZK adalah adanya Risk Assesment dengan metode HAZID (Hazard Identification) sebagai upaya pengendalian risiko. Namun pada penerapannya, metode ini memiliki kekurangan dalam hal identifikasi bahaya karena hanya mengenali bahaya yang terjadi tanpa melihat hal yang diterima atau tidak diterima (dinilai kurang detail dalam menjelaskan suatu industri proses). Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi potensi-potensi bahaya dan penilaian risiko secara detail pada proses produksi pupuk ZK. Untuk mendukung pencapaian implementasi Risk Assessment yang lebih efektif dan efisien pada proses produksi pupuk ZK, maka dipilihlah metode HAZOP (Hazard and Operability) yang dilanjutkan dengan penilaian risiko. Penilaian risiko diperoleh dari perkalian dampak dan peluang. Dari hasil penilaian risiko tersebut kemudian dianalisis rekomendasi mitigasi risiko yang sesuai. Dari tingkat risiko yang membutuhkan pengendalian (risiko tinggi), selanjutnya dianalisis dengan metode BCA (Benefit Cost Analysis). Potensi-potensi bahaya pada worksheet HAZOP antara lain: adanya komponen proses yang mengalami kebocoran, pecah, aus, gagal fungsi (rusak), korosi, dan pengerakan. Hasil penilaian risiko pada 15 node di worksheet HAZOP adalah 169 risiko rendah, 202 risiko sedang, dan 2 tingkat risiko tinggi. Rekomendasi perbaikan yang dilakukan berdasarkan perhitungan BCA adalah untuk risiko tinggi ke 1 (adanya udara yang terjebak di ruang bakar) dengan solusi dari alternatif 2 (melakukan pengecekan dan perbaikan pada reactor furnace) dan untuk risiko tinggi ke 2 (bocornya pipa carbon steel karena korosi) alternatif yang terpilih adalah alternatif 1 berupa penggantian pipa stainless steel di proses produksi pupuk ZK. Kata kunci: BCA, HAZOP, Penilaian Risiko


Abstract

PT Petrokimia Gresik as Badan Usaha Milik Negara (BUMN) company which produce many kind of fertilizer such as: urea fertilizer, ZA fertilizer, SP-36 fertilizer, NPK PHONSKA, ZK fertilizer, and NPK Kebomas. Many kind of fertilizer that has been produced, one of them is ZK fertilizer (plant 2) at production process use chemical substance with hazardous potential. In purpose to control that kind of hazard, company implemented Occupational Health and Safety System (SMK3). SMK3 which already done at ZK fertilizer production process is Risk Assesment by using HAZID (Hazard Identification) method as effort of risk control. How actually, this method still has lackness in aspect of hazard identification step because just by knowing the hazard occur without seeing something which accept or reject (believe that lack of details in explanation a process industry). So the objective of this research is to identify potential hazardous and risk assesment in detail at production process of ZK fertilizer. To give support the implemetation Risk Assesment effectivity and efficiency at production process of ZK fertilizer, HAZOP (Hazard and Operability) method choosen and continue by risk assesment. Risk assesment showed by severity times probability. From the result of risk assesment, the next step is analyze the recommendation risk mitigation in proper way. From the risk level which need attention control (high risk), then analyze by using BCA (Benefit Cost Analysis) method. Hazardous potential at HAZOP worksheet are: equipment of process get leak, rupture, worn out, malfunction (error), corrosive, and encrustation. Result of risk assesment at 15 nodes in HAZOP worksheet is 169 low risk, 202 medium risk, 2 high risk level. Repairement recommendation as BCA analyze are for first high risk (trapped air in the combustion chamber) with solution from alternative 2 (checklist and repair at furnace reactor) and for second high risk (leak of carbon steel pipe caused by corrosive) choosen alternative 1 is replacement of stainless steel at production process of ZK fertilizer. Key words: BCA, HAZOP, Risk Assessment


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Rina Sandora
Dosen Pembimbing 2 : Agung Nugroho

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.