Analisis Hubungan Faktor Pekerjaan, Individu dan Lingkungan Terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Operator Forklift Pada PT. XYZ

ANAYSIS OF WORK FACTOR, INDIVIDU AND ENVIRONMENT TO THE MUSCULOSKELETAL DISORDER (MsDs) COMPLAINT OF FORKLIFT OPERATOR AT PT XYZ

Dina Mayang Sari (6511040071)


Abstrak

- PT. XYZ merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan oli atau pelumas bekas (used oil) menjadi oli baru (base oil). Pada PT. XYZ ini terdapat Logistic Department, yaitu suatu departemen yang mengatur ataupun menangani pergudangan hasil produksi khususnya finished goods sebelum didistribusikan ke konsumen.Pengoperasian kendaraan alat berat seperti forklift dapat menyebabkan beberapa faktor risiko ergonomi pada operator salah satunya adalah risiko terjadinya Musculoskeletal Disorders (MSDs). MSDs adalah kerusakan jaringan pada bagian-bagian otot skeletal (sendi, ligamen dan tendon) yang berulang dalam jangka waktu yang lama. Penelitian ini adalah penelitian semi kuantitatif dengan menggunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment) untuk mengetahui tingkat risiko MSDs dan NBM (Nordic Body Map) untuk mengetahui keluhan subjektif operator. Setelah itu melakukan rekomendasi dengan perhitungan Benefit-Cost Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan tingkat risiko pada operator forklift PT. XYZ berada pada level rendah, sedang dan tinggi. Level rendah terjadi pada saat operator dalam posisi naik dan turun dari forklift dan diperlukan investigasi lebih lanjut, mungkin diperlukan adanya perubahan untuk perbaikan sikap kerja. Sedangkan risiko sedang dan tinggi terjadi pada saat operator berada diatas forklift (posisi saat bekerja). Operator yang berada pada posisi kerja yang signifikan (level tinggi) sebanyak 3 orang (OP 06, OP 08 dan OP 10) dan diperlukan adannya investigasi dan perbaikan secepat mungkin. Hasil uji kolmogorov-smirnov menunjukkan bahwa faktor ukuran tubuh dan kebisingan memiliki nilai ?-value < 0.05 yaitu 0.024 dan 0.010, hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan dengan keluhan MSDs. Adapun rekomendasi rekayasa manajemen yaitu penambahan pekerja, pembelian alat pijat akupuntur, perawatan forklift, dan pembelian obat herbal. Kemudian hanya alternatif 2 dan 4 yang mempunyai nilai perhitungan B/C > 1, namun setelah dilakukan incremental alternatif 2 adalah alternatif yang terbaik untuk direalisasikan untuk mengurangi keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) dan layak secara ekonomi untuk digunakan.


Abstract

- PT. XYZ is a company engaged in oil processing or used oil into new oil (base oil). At the PT. XYZ is there Logistic Department, which is a department that regulates or handle warehousing finished goods production especially before it is distributed to consumer.Operation heavy equipment such as forklifts may cause some ergonomic risk factors on the carrier one of which is the risk of Musculoskeletal Disorders (MSDs). MSDs is tissue damage in parts of the skeletal muscle (joints, ligaments and tendons) are repeated in the long term. This research was semi-quantitative using RULA (Rapid Upper Limb assessement) to determine the level of risk of MSDs and NBM (Nordic Body Map) to determine the subjective complaints operator. After that perform calculations on the Benefit-Cost Analysis. The results showed that the overall level of risk in the forklift operator PT. XYZ is at a low level, medium and high. Low levels occur when the operator in the position up and down from forklift and required further investigation, may be required for changes to improve the working attitude. While the moderate and high risk occurs when the operator is above the forklift (the position at work). Operator positioned at significant work (high level) of 3 people (OP 06, OP 08 and OP 10) and needed existence investigation and repair as soon as possible. Kolmogorov-Smirnov test results showed that body size and the noise factor has a value of ?-value of < 0.05, namely 0024 and 0010, it shows that there is a relationship with MSDs complaints. As for the recommendation that additional labor management engineering, purchase tool acupunture massage, maintenance forklift and purchase of herbal medicine. Then the only alternative 2 and 4 which has value calculation B/C > 1, but after the incremental alternative 2 is the best to be realized to reduce musculoskeletal disorders complaints and economically feasible to use.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Dewi Kurniasih
Dosen Pembimbing 2 : Lukman Handoko

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.