STUDI EKSPERIMEN MODIFIKASI CYCLONE TURBINE VENTILATOR DENGAN MENGGUNAKAN VARIASI MEDAN MAGNET SEBAGAI PENUNJANG SIRKULASI UDARA DAN GERAK CYCLONE TERHADAP IKLIM KERJA

EXPERIMENTAL STUDY ON VENTILATOR TURBINE CYCLONE MODIFICATION USING DOMAIN MAGNET VARIATION AS AIR CIRCULATION SUPPORT AND CYCLONE MOTION TO THE WORK CLIMATE

Rizal Elga Rexsana (6511040066)


Abstrak

Cyclone Turbine Ventilator merupakan alat yang berfungsi sebagaipenghisap udara panas, debu dan sirkulasi udara. Cyclone Turbine Ventilator bekerja berputar dikarenakan terkena hembusan angin serta diakibatkan adanya perbedaan tekanan didalam dan diluar ruangan. Beberapa upaya telah dilakukan dalam pengeloalaan dan pengondisian udara ruangan agar tetap segar (nyaman), seperti pemasangan ventilasi buatan maupun ventilasi mekanik. Namun dengan menggunakan ventisasi mekanik seperti exhaust fan maupun air conditioner (AC) masih memanfaatkan sumber energi listrik sebagai tenaga penggerak. Untuk menghemat penggunaan energi listrik maka pemanfaatan ventilasi mekanik yang menggunakan energi angin sebagai tenaga penggerak alternatif yaitu Cyclone Turbine Ventilator. Tujuan penelitian ini adalah mengoptimalkan efisiensi Cyclone Turbine Ventilator dengan rancangan modifikasi untuk menunjang sirkulasi udara yang dihasilkan terhadap iklim kerja. Studi penelitian dilakukan dengan integrasi medan magnet untuk menambah laju putaran angin pada penempatan Cyclone Turbine Ventilatordengan modifikasi pada miniatur Cyclone Turbine Ventilator. Integrasi komponen penambah lajuangin dalam Cyclone Turbine Ventilatoryang diduga membuat aliran udara secara vertikal dari dalam ruang menuju luar ruang, sehingga apabila integrasi Cyclone Turbine Ventilatorteraplikasi diduga jumlah debit yang dihasilkan bertambah dan mampu dikembangkan sebagai pembangkit listrik dengan daya kecil. Angin dihembuskan menggunakan blower dengan variasi kecepatan 3 m/s, 5 m/s, 7 m/s, 9 m/s, 11 m/s dan 13 m/s sesuai kecepatan angin di Indonesia. Dan diharapkan mampu mengkondisikan iklim kerja dengan valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaaan yang diketahui pada Cyclone Turbine Ventilator standard dengan data yang diperoleh menghasilkan tekanan stagnasi sebesar 0,9235 Pa, tekanan statis sebesar 0,7311 Pa, kecepatan udara rata-rata 0,4346 m/s, dan debit sebesar 0,010865 m3/s. Pada Cyclone Turbine Ventilator modifikasi medan magnet dengan kecepatan angin 13 m/s menghasilkan tekanan stagnasi sebesar 1,0389 Pa, tekanan statis sebesar 0,8273 Pa, kecepatan udara rata-rata 0,4566 m/s, dan debit sebesar 0,011416 m3/s. Kata kunci: Cyclone Turbine Ventilator, Iklim Kerja


Abstract

Cyclone Turbine Ventilator is a device that can function as sucking hot air, dust, and can be air circulation. Cyclone rotating TurbineVentilators work affected due to the availability of wind and resulting pressure difference inside and outside the space. Several attempts have been made in pengondisian pengeloalaan and air space in order to stay fresh (comfortable), such as the installation of artificial ventilation or mechanical ventilation. However, by using such mechanical ventisasi exhaust fan or air conditioner (AC) power generator still benefit as the driving force. To save the electrical energy consumption of mechanical ventilation mneggunakan utilization of wind energy as an alternative propulsion Turbine Ventilator namely Cyclones. The objective of this research is to optimalize the efficiency of Cyclone Turbine Ventilator by modifying it for increase the air circulation that made according to work climate. Research done by the placement distance variation Cyclone Turbine Ventilator with standard and modification with the same diameter is 60 cm. Closeness and distance between the unexpected Cyclone Turbine Ventilator airflow vortek make, so when brought near distance Cyclone Turbine Ventilator produced unexpectedly small amount of discharge. When the Turbine Ventilator Cyclones distance away unexpectedly produced a debit amount greater. Use a blower to blow off wind speed variations 3 m/s, 5 m/s, 7 m/s, 9 m/s, 11 m/s and 13 m/s wind speed appropriate in Indonesia. In further case, hopely can control the work climate in valid action by using Cyclone Turbine Ventilator. The results showed that standard Turbine Ventilator arrangement of Cyclone with 13m/s wind velocity resulted rate of pressure stagnant as 0,9235 Pa, static pressure 0,7311 Pa, average of velocity as 0,4346 m/s, and debit 0,010865 m3/s, that modify Turbine Ventilator arrangement of Cyclone with 13m/s wind velocity resulted rate of pressure stagnant as 1,0389 Pa, static pressure 0,8273 Pa, average of velocity as 0,4566 m/s, and debit 0,011416 m3/s in this caseobtained pressure stagnant, static pressure , average of velocity ,and debit most optimal thans others. As the distance between the Turbine Ventilator Work Climate produced much higher, and increasingly close spacing between the Turbine Ventilator Work Climate. Keywords: Cyclone Turbine Ventilator, Exhaust Fan, Vortek, Work Climate


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mohamad Hakam
Dosen Pembimbing 2 : Priyo Agus Setiawan

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.