PERANCANGAN ENGINEERING CONTROL PAPARAN DEBU BERBASIS MIKROKONTROLER PADA PRODUKSI GENTENG PT. X - PLANT TUBAN

DESIGN ON ENGINEERING CONTROL DUST EXPOSSURE USING MICROCONTROLER BASED ON TILE PRODUCTION OF PT X- PLANT TUBAN

Muhammad Aliyafi Fadlillah (6511040059)


Abstrak

Dampak yang ditimbulkan oleh produksi genteng di PT. X ? Plan Tuban adalah debu. Pencemaran debu pada kesehatan manusia sangat bergantung pada komposisi kandungan kimia. Salah satunya adalah Fly As, menurut PP No. 101 tahun 2014 Fly As termasuk dalam kategori Limbah B3. Hasil pengukuran kadar debu Produksi Genteng PT. X ? Plant Tuban oleh Pemerintahan Kabupaten Tuban Badan Lingkungan Hidup ?UPTB Laboratorium Lingkungan Hidup? adalah 0,23 mg/m3. Sedangkan ambang batas maksimum pencemaran debu total berdasarkan KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, NOMOR 1405/MENKES /SK/XI/2002 adalah 0,15mg/m3. Hal ini akan mengakibatkan peluang penyakit akibat kerja di PT. X ? Plant Tuban menjadi lebih besar. Oleh karena itu diperlukan pengendalian resiko berupa engineering control. Hirarki pengendalian merupakan salah satu langkah pengendalian risiko yang sangat diperhatikan. Pada pengerjaan tugas akhir dilakukan pengendalian risiko ke-tiga berupa pengendalian teknik atau engineering control. Penelitian ini bertujuan untuk membuat desain alat rangkaian Engineering Control Paparan Debu Berbasis Mikrokontroler Produksi Genteng PT. X - Plan Tuban untuk merancang, meminimalisir paparan debu dan mengidentifikasi perbandingan luaran Engineering Control Paparan Debu Berbasis Mikrokontroler dengan perhitungan pembanding Air Pollution Monitoring Equipment PM 2,5 HVS. Alat bantu maket akrilik digunakan untuk mempermudah simulasi pendeteksian debu atau percobaan sensor serta mikrokontroler Arduino Uno R3 sebagai penerjemah hasil deteksi Dust Sensor Sharp GP2Y1010AU0F. Cara kerja sensor menggunakan sinar inframerah, deteksi debu diterjemahkan dengan tegangan. Alat pembanding PM 2,5 menggunakan alat bantu vakum dan kertas saring yang akan dihitung di laboratorium. Rangkaian Engineering control paparan debu berbasis mikrokontroler dapat diaplikasikan di lapangan. Pada pengujian yang telah dilakukan, arduino dapat dijalankan pada tegangan 0.1V- 5V. Pada tegangan 3.3 V, arduino mampu mendeteksi debu lebih baik daripada tegangan 5 V. Dust density dapat menerima rentang debu antara 0,1 mg/m3 - 0,8 mg/m3 pada program. Dari pengujian, dilakukan perbandingan perhitungan hasil pengukuran sensor dan Air Pollution Monitoring Equipment PM 2,5 HVS Dapat disimpulkan hasil pengukuran sensor dan PM 2,5 terdapat eror 18,7%. Hal ini dikarenakan pengali pada dust density pada program sensor belum maksimal. Selain itu, dasar perhitungan debu antara sensor dan PM 2.5 berbeda, PM 2,5 menggunakan kertas saring sedangkan sensor menggunakan inframerah dan tegangan (V). Kata Kunci: Arduino Uno R3, Dust Sensor Sharp GP2Y1010AU0F dan Engineering Control.


Abstract

The impact caused by the production of tile in PT. X - Plan Tuban is dust. Dust pollution on human health is depend on the composition of chemical constituents. One is Fly As, according to PP 101 2014 Fly As included in the category B3. Production of dust concentration measurement results tile PT. X - Plant Tuban Tuban by Government Environment Agency "UPTB Environmental Laboratory" is 0.23 mg / m3. Whereas the maximum threshold of total dust pollution by KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, NOMOR 1405/MENKES, No. 1405 / MENKES / SK / XI / 2002 was 0,15mg / m3. This result increasing the opportunities of occupational diseases for the employee in PT. X - Plant Tuban. Therefore it necessary to control the risk in the form of engineering control. Hierarchy of control is one of the risk control measures are concerned. In the final project to control the risk of all three in the form of control engineering. This study aims to create a series of tool design Dust Exposure Control Engineering Based on Microcontroller Production Tile PT. X - Plan Tuban to design, minimize exposure to dust and identify the comparative outcomes of Dust Exposure Control Engineering Based Microcontroller with comparative calculation Air Pollution Monitoring Equipment PM 2.5 HVS. Acrylic mockups tools used to facilitate the detection of dust simulation or experimental sensor and microcontroller Arduino Uno R3 as a translator Sensor Dust detection results Sharp GP2Y1010AU0F. How it works using a light sensor infrared andthr detection of dust translated by voltage. The comparator PM 2.5 using tools vacuum and filter paper to be counted in the laboratory. Engineering series of microcontroller based control exposure to dust can be applied in the field. In the testing that has been done, arduino can be run at a voltage of 0.1V-5V. At a voltage of 3.3 V, arduino able to detect dust better than a voltage of 5 V. Dust density can receive a range between 0.1 mg / m3 - 0.8 mg / m3 in the program. From the testing, carried out a comparison calculation results of the measurement sensor and Air Pollution Monitoring Equipment PM 2.5 HVS sensor measurement results can be concluded that the error is 18.7%. This is because the multiplier on the dust density in the sensor program is not maximized. In addition, the basis for calculating dust between the sensor and PM 2.5 is different, PM 2.5 using filter paper while using infrared sensor and voltage (V). Keywords: Arduino Uno R3, Sharp Sensor Dust GP2Y1010AU0F and Engineering Control.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Isa Rachman
Dosen Pembimbing 2 : Ahmad Erlan Afiuddin

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.