EVALUASI POTENSI BAHAYA PADA SEPARATION SYSTEM DAN GAS TREATMENT SYSTEM MENGGUNAKAN METODE INTEGRATED INHERENT SAFETY INDEX (I2SI) (STUDI KASUS : PT. X)

EVALUATION ON POTENTIAL HAZARD ON SEPARATION SYSTEM AND GAS TREATMENT SYSTEM INHERENT SAFETY INDEX (I2SI) METHOD (CASE STUDY: PT. X)

Ahmad Fauzi Habibi (6511040055)


Abstrak

PT. X adalah perusahaan multinasional yang bergerak dibidang jasa pemurnian minyak bumi pada tahap awal, atau disebut dengan istilah early production facility. Dalam operasinya, perusahaan yang memproduksi ?20.000 barrel oil per day ini harus memproses minyak mentah dari sumur produksi, sebelum dikirim ke kilang agar bernilai ekonomis. Dalam proses pemurnian tersebut, PT. X melibatkan berbagai alat yang terbagi menjadi empat system yaitu (separation, gas treatment, crude oil, dan water treatment system). Pada penelitian ini difokuskan pada dua system yaitu separation system dan gas treatment system karena tingkat bahaya yang lebih tinggi, serta tingkat kompleksitas proses yang lebih tinggi dibandingkan system lainnya. Sementara alat yang digunakan dalam dua system ini lebih banyak disertai dengan proses operasi serta fluida yang mengalir didalamnya memiliki tingkat bahaya yang tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi potensi bahaya pada alat-alat pada system tersebut, dan untuk menganalisa serta menghindari risiko yang dapat menimbulkan kecelakaan dan kerugian. Penelitian ini akan menggunakan metode Integrated Inherent Safety Index (I2SI). Dengan memperhitungkan besarnya tingkat penerapan prinsip Inherent Safety serta memperhitungkan indeks kerusakan yang ditimbulkan dari potensi bahaya kebakaran, toksisitas dan kerusakan lingkungan yang dirangkum dalam Hazard Index (HI). Metode ini juga memperhitungkan indeks Process and Hazard Control Index (PHCI), yang merupakan peralatan pengaman untuk potensi bahaya, dan Inherent Safety Index (ISI) yang menunjukkan tingkat efektifitas alat keselamatan dalam mereduksi bahaya. Dari penelitian ini diperoleh nilai tertinggi untuk Hazard Index terdapat pada proses LP Compressor yaitu sebesar 0,471. Nilai I2SI yang terendah terdapat pada proses Low Pressure Compressor (3,11), Membrane Package (4,37) dan , dan High Pressure Copressor (4,63) dikarenakan nilai Inherent Safety Index (ISI) yang rendah dengan nilai 73,4. Upaya mitigasi yang dapat dilakukan adalah menaikkan nilai I2SI dengan cara melengkapi dan memaksimalkan fungsi safety device sehingga nilai PHCI naik demikian pula dengan nilai ISI. Dari hasil tersebut, diharapkan perusahaan lebih memfokuskan untuk mengurangi besarnya risiko yang ditimbulkan pada proses produksi yang ada pada PT. X. Kata Kunci: Gas Treatment System, Hazard Index, Inherent Safety Index, I2SI, Process and Hazard Control Index (PHCI), Separation System.


Abstract

PT.X is a multinational oil and gas separation service company at the early stage or usually called by early production facility. The company produces approximately ?20.000 barrel oil per day and should conduct a process from the well pad to the refinery in order to make it more economical. At the separation process, the company uses many kind of equipment which are separated into four systems that are separation, gas treatment, crude oil, and water treatment system. This research focuses into two systems which are separation system and gas treatment system because of the higher risk and more complex than the other two. Furthermore, the equipment used in separation system and gas treatment system are more likely to involve the operational process and also have hazardous fluids. Therefore it is necessary to conduct a research to evaluate the potential hazards in the system to analyze and avoid the risks that can lead to accidents and losses. This study will use the Integrated Inherent Safety Index (I2SI) method. It is used to estimate the level of implementation of the Inherent Safety principles and also used to calculate the damage index of potential fire and explosion, acute and chronic toxicity, and environmental damage which are summarized in the Hazard Index (HI). This method also used to calculate the Process and Hazard Control Index (PHCI), which is used as a safety equipment for potential hazard, and Inherent Safety Index (ISI) that indicates the effectivity of the safety equipment to reduce the hazards. From this research, the highest rate of the Hazard Index is obtained from the Low Pressure Compressor process that is equal to 0,471. The I2SI lowest rate is obtained from the Low Pressure Compressor (3,11), Membrane Package (4,37), and High Pressure Compressor (4,63). It is because the low value of the ISI (73,4). An appropriate mitigation is to increase I2SI value by adding and optimizing the function of safety devices so that can increase PHCI value, and also the value of ISI. Based on these results, the company is expected to give more attention in reducing the risks from the production process in PT. X. Keywords: Gas Treatment System, Hazard Index, Inherent Safety Index, I2SI, Process and Hazard Control Index (PHCI), Separation System.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mohamad Hakam
Dosen Pembimbing 2 : Agung Nugroho

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.