Analisa pengaruh shift kerja dan kelelahan kerja terhadap penurunan produktivitas kerja di PT.X dengan metode regresi linier berganda

EFFECT ANALYSIS OF SHIFT WORK AND FATIGUE WORK TO F WORK PRODUCTIVITY DECLINE IN PT.X WITH MULTIPLE LINEAR REGRESSION METHODE

Esa Kurnia (6511040030)


Abstrak

Pabrik pengecoran komponen kereta merupakan industri besar yang terus berkembang, khususnya di indonesia, masih menggunakan aktivitas fisik dalam melaksanakan pekerjaannya, khususnya di kawasan pabrik sehingga memungkinkan terjadinya kelelahan kerja. Tuntutan produksi yang tinggi membuat pabrik menerapkan sistem kerja shift bagi pekerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh adanya shift kerja dan kelelahan kerja terhadap tingkat produktivitas kerja. Lokasi penelitian ini dilakukan di PT.X di divisi produksi. Penelitian ini menggunakan regresi linear berganda, dan pengukuran kelelahan kerja dengan menggunakan alat ukur waktu reaksi (reaction timer) dan kuesioner alat ukur perasaan kelelahan kerja (KAUPK2) ditujukan kepada responden shift pagi, sore, dan malam. Pengukuran kelelahan dengan reaction timer dilakukan 30 menit sebelum maupun setelah melakukan pekerjaan selama ?2menit. Berdasarkan hasil pengukuran rerata waktu reaksi untuk pekerja shift pagi 261,03 milidetik, shift sore sebesar 305,12 milidetik, dan shift malam sebesar 441,59 milidetik. Hasil analisis statistik diperoleh data berdistribusi normal X1 = 0,679, X2 = 0,990, dan Y1 = 0,399. Dari ketiga variabel tersebut nilainya > 0,05, data tidak mengalami gejala heteroskedastisitas karena data tersebar merata, tidak mengalami gejala multikolinearitas karena nilai VIF < 10 yaitu VIF X1 (shift kerja) adalah 1,220 dan nilai VIF X2 (kelelahan kerja) adalah 1,220, dan tidak mengalami gejala autokorelasi karena nilai durbin watson yaitu 1,65 < DW (1,722) < 2,35. Serta diperoleh pada uji regresi linier berganda Pvalue 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara shift kerja dan kelelahan kerja terhadap produktivitas kerja. Kata Kunci : kelelahan kerja, produktivitas kerja, shift kerja


Abstract

ABSTRACT The companies of foundry casting plant is a huge industry that continues to grow, particularly in Indonesia, still use physical activity in carrying out its work, particularly in the area of the plant allowing the occurrence of fatigue. High production demands made the plant implemented a system of shift work to the worker. This study aims to look at the effect of their work shift work and fatigue on the level of labor productivity. The location study was conducted in PT.X in the production division. This experimen uses multiple linear regression, and fatigue measurement using a measuring instrument reaction time (reaction timer) and a questionnaire measuring devices feelings of fatigue (KAUPK2) to the respondent shift morning, afternoon, and evening. fatigue use the reaction timer measurement is done 30 minutes before and after doing the job for ? 2min. Based on the results of measurements of the average reaction time for the morning shift workers 261.03 milliseconds, amounting to 305.12 milliseconds afternoon shift and night shift amounted to 441.59 milliseconds. Statistical analysis of data obtained in normal distribution X1 = 0.679, X2 = 0.990, and Y1 = 0.399. From these three variables value> 0.05, the data is not having symptoms heteroskedastisitas because the data is spread evenly, no symptoms multikolinearitas as VIF <10 ie VIF X1 (shift) is 1.220 and the value of VIF X2 (fatigue) was 1,220, and no symptoms of autocorrelation because durbin watson value is 1.65


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Indri Santiasih
Dosen Pembimbing 2 : Binti Mualifatul R

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.