penentuan interval perawatan Hoist overhead crane dengan metode RCM II berbasis MATLAB (studi kasus: Hoist overhead crane, PT. X)

THE DETERMINATION OF THE MAINTENANCE INTERVAL ON THE HOIST OVERHEAD CRANE BY RCM II METHOD BASED MATLAB

Diah Ayu Lestari (6511040009)


Abstrak

-ABSTRAK PT. X merupakan salah satu anak perusahaan PT PLN yang berdiri sejak tahun 1995. Sampai Saat ini, Unit Pembangkitan PT. X memiliki 3 Jenis mesin pembangkit yaitu Pembangkitan Listrik Tenaga Gas (PLTG) kapasitas 103 MW, Pembangkitan Listrik Tenaga Uap (PLTU) kapasitas 600 MW, Pembangkitan Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) kapasitas 1578 MW yang terdiri dari 21 generator. Dengan besarnya kapasitas yang harus dihasilkan oleh generator, sehingga perlu adanya pergantian generator secara berkala. Pergantian generator tidak lepas dari peran pesawat angkut yaitu menggunakan overhead crane. Untuk itu diperlukan suatu perencanaan kegiatan maintenance. Metode penelitian yang digunakan adalah Reliability Centered Maintenance II dengan memadukan analisis kualitatif yang meliputi FMEA dan RCM II Decision Worksheet. Record kegagalan dan perbaikan komponen digunakan untuk mengetahui nilai TTF (Time To Failure) dan TTR (Time To Repair). Nilai TTF dan TTR kemudian akan dimasukkan ke dalam metode goodness of fit untuk uji distribusi dan least square untuk menentukan parameter. Interval waktu maintenance ditentukan dengan memperhatikan biaya maintenance (CM), biaya perbaikan (CR), MTTR serta parameter distribusi setiap komponen. Sedangkan MATLAB akan membantu dalam pembuatan program analisa kualitatif maupun kuantitatif perawatan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa 10 komponen Hoist Overhead crane memilik 19 bentuk kegagalan. Dari 19 bentuk kegagalan komponen tersebut memiliki kegiatan perawatan yang berbeda yaitu 6 Schedule on condition task, 5 Schedule restoration task, dan 8 schedule discard task. Penentuan interval perawatan disertakan pada komponen yang mengalami scheduled discard dan scheduled restoration, agar tindakan tersebut dapat menurunkan konsekuensi kegagalan yang ditimbulkan oleh komponen tersebut. Dari hasil pengujian program ini didapatkan lamanya waktu interval perawatan dari masing ? masing komponen sehingga memudahkan perusahaan untuk melakukan perawatan. Kata Kunci: FMEA, Goodness of fit, Hoist Overhead crane, Least Square Curve Fitting (LSCF), RCM II


Abstract

-ABSTRACT PT. X is a subsidiary of PT PLN, which was founded in 1995. As of Today, the Power Unit PT. X has three plants, namely engine type Gas Power Generation (power plant) capacity of 103 MW Steam Power (power plant) capacity of 600 MW, Gas Fired Power Generation (PLTGU) capacity of 1578 MW consisting of 21 generators. With the amount of capacity that should be generated by the generator, so that the need for periodic replacement generator. Substitution generator can not be separated from the role transport aircraft that use an overhead crane. For that we need a plan of maintenance activities. The method used is the Reliability Centered Maintenance II by combining qualitative analysis that includes FMEA and RCM II Decision Worksheet. Record of failure and repair the components used to determine the value of TTF (Time To Failure) and TTR (Time To Repair). TTF and TTR value will then be incorporated into the goodness of fit method for the distribution and least square tests to determine the parameters. Maintenance time intervals determined by taking into account the cost of maintenance (CM), the cost of repair (CR), MTTR and distribution parameters for each component. While MATLAB program will assist in making qualitative and quantitative analysis of the treatment. The survey results revealed that 10 Hoist components Overhead cranes pick the 19 forms of failure. Of the 19 forms of failure such components have different maintenance activities on condition that six of Schedule task, the task restoration Schedule 5, and 8 discard task schedule. Determination of maintenance interval is included on components that undergo scheduled discard and scheduled restoration, so that these actions can reduce the consequences of failure caused by the component. From the test results of this program obtained the interval length of time maintenance of each - each component making it easier for companies to perform maintenance. Key Word : FMEA, Goodness of fit, Hoist Overhead crane, Least Square Curve Fitting (LSCF), RCM II


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Adianto
Dosen Pembimbing 2 : Binti Mualifatul R

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.