Analisis Hubungan Keterlibatan Pekerja dalam Sistem Manajemen Keselamatan Kerja Terhadap Kecelakaan dengan Metode PLS-SEM

ANALYSIS OF WORKERS ENROLLMENT ON SAFETY MANAGEMENT SYSTEM TO THE ACCIDENT USING PLS SEM METHOD

Wynnie Zadah (6511040006)


Abstrak

Penyebab dasar dari sebuah kecelakaan kerja berasal dari lingkungan tidak aman (unsafe condition), perilaku tidak aman (unsafe action), atau gabungan keduanya. Keterlibatan emosional, fisik dan kognitif pekerja memiliki pengaruh pada efektifitas sistem manajemen keselamatan kerja untuk mengurangi kecelakaan. Data kecelakaan yang diperoleh selama kurun waktu April hingga Desember 2014 terjadi 128 kasus kecelakaan di seluruh area PT X. Jumlah kecelakaan terbanyak ada pada divisi Atasan Sepatu sebanyak 77 kasus dalam waktu 8 bulan saja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sistem manajemen keselamatan kerja, keterlibatan pekerja, dan kecelakaan di PT X. Persamaan permodelan struktural berbasis varian (Partial Least Square Structural Equation Modeling ? PLS SEM) dengan bantuan software SmartPLS 3.0 digunakan untuk menganalisis bagaimana hubungan antar variabel secara teknik multivariat sekaligus mengkonfirmasi teori yang sudah dipaparkan oleh penelitian sebelumnya. Survey dilakukan dengan menggunakan skala likert 1 ? 4 kepada 192 pekerja atasan sepatu PT X. Hasil dari penelitian yang dianalisis dalam efek mediasi, diketahui bahwa hubungan antara sistem manajemen keselamatan kerja dengan kecelakaan adalah positif dengan nilai 5.083, hubungan antara sistem manajemen keselamatan kerja dengan keterlibatan pekerja adalah positif dengan nilai 15.256, hubungan antara keterlibatan pekerja dengan kecelakaan adalah positif dengan nilai 4.472. Berdasarkan hasil dari analisa kecocokan model dapat disimpulkan bahwa ketiga variabel laten memiliki berhubungan positif satu sama lain. Penelitian ini dapat dijadikan dasar dalam memberikan masukan atau saran untuk perbaikan strategi manajemen dalam mengurangi tingkat kecelakaan dengan meningkatkan keterlibatan pekerja dalam sistem manajemen keselamatan kerja.


Abstract

Basic cause of a work accident derived from unsafe condition, unsafe action, or a combination of both. The involvement of emotional, physical and cognitive workers have an influence on the effectiveness of safety management systems to reduce accidents. Accident data obtained during the period April to December 2014 128 cases of accidents occur in all areas of PT X. The number of accidents is mostly in the division Tops Shoes total of 77 cases within 8 months. This study aims to determine the relationship of safety management systems, employee involvement, and an accident in PT X. Variance-based structural equation modeling (Partial Least Square Structural Equation Modeling - PLS SEM) combined with SmartPLS 3.0 software is used to analyses how the relationship of all variables and confirm the research before. The survey was conducted using a Likert scale of 1-4 to 192 workers shoe tops PT X. The results of the study were analyzed in mediating effect, found that the relationship between the safety management system to accident is positive with a value of 5.083, relationships between safety management system with worker engagement is positive with a value of 15.256, the relationship between worker engagement with accident is positive with a value of 4.472. Based on the results of the analysis model fit can be concluded that all three latent variables have positively related to each other. This study can be used as a basis to provide input or suggestions for improvement of management strategies in reducing the accident rate by increasing engagement of workers in the safety management system.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Binti Mualifatul R
Dosen Pembimbing 2 : Dewi Kurniasih

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.