Desain Enclosure Mesin Blow Molding di Area Blow Molding PT. X

Enclosure Design of Blow Molding Machine in Blow Molding area of PT.X

Titik Purwanti (6510040082)


Abstrak

PT. X merupakan perusahaan minyak berskala internasional produksi pembuatan minyak dan olahan kelapa sawit lainnya. Pada area blow molding terdapat pekerjaan proses pembuatan jerrycan kemasan minyak menggunakan mesin blow molding. Data hasil pengukuran perusahaan oleh badan independent, kebisingan di area mesin blow molding mencapai 92,6 dBA. Hal ini tidak sesuai dengan Permenakertrans no. 13/MEN/X/2011 pasal 5, ayat 1 menyebutkan bahwa ?NAB kebisingan ditetapkan sebesar85 dB (A)? oleh sebab itu dilakukan tindakan control. Pengendalian kebisingan dilakukan dengan membuat desain partial enclosure pada 26 mesin blow molding dengan kapasitas hasil produksi 3.000 ml, 5.000 ml dan 20.000 ml. Pemilihan partial enclosure karena kondisi pekerjaan tidak memungkinkan dilakukan full enclosure. Pengukuran kebisingan menggunakan sound level meter pada 75 titik pengukuran, titik-titik tersebut digunakan untuk membuat peta kebisingan menggunakan surfer 10 untuk mengetahui pola penyebaran kebisingan. Perhitungan kebisingan mesin agar diketahui noise reduction yang diinginkan dan pemilihan bahan yang tepat kemudian dilakukan perhitungan transmission loss dan noise reduction bahan. Bahan enclosure menggunakan fiberglass insulation dengan ketebalan 76 mm untuk pembuatan enclosure dapat mengurangi kebisingan sebesar 63,76 dB (A). Dengan material acourete fiber dengan ketebalan 10 mm untuk pembuatan enclosure dapat mengurangi kebisingan sebesar 67,90 dB (A) Dalam penelitian dilakukan perhitungan rencana anggaran biaya sebesar Rp.242.576.964,00 menggunakan bahan fiberglass insulation dan sebesar Rp.447.326.652,00 menggunakan bahan acourete fiber. Kata kunci : Blow molding,Kebisingan, Enclosure, Partial Enclosure,Noise Reduction (NR)


Abstract

PT. X is international oil companies that produce oil and other refined palm oil. In blow molding area, there is a process of making the oil package jerrycan by using blow molding machines. According to the measurement data of the company by the independent agency, the noise in blow molding machine area reached 92.6 dBA. This is not in approriate with Permenakertrans no. 13/MEN/X/2011 Article 5 paragraph 1 which states that "NAB noise is set at 85 dBA". Therefore, an action of control was performed. Noise control is done by creating a partial enclosure design on 26 blow molding machine with capacity of product 3,000 ml, 5,000 ml and 20,000 ml. Selection of partial enclosure caused by the work condition that did not allow the full enclosure. Measurement of noise uses a sound level meter at 75 measurement points; these points are used to create noise maps using Surfer 10 to determine the spread pattern of noise. The measurement of engine noise is done to determine the desired noise reduction and to choose the right materials, then to calculate transmission loss and noise reduction materials. Enclosure materials, fiberglass insulation, with a thickness of 76 mm for the manufacture of enclosure can reduce noise by 63.76 dB (A). Enclosure materials, acourete fiber material, with a thickness of 10 mm in the manufacture of enclosure can reduce noise by 67.90 dB (A). In the study, it is also calculated the budget plan for Rp.242.576.964,00 if using fiberglass insulation and for Rp.447.326.652,00 if using acourete fiber materials. Keywords: Blow molding, Noise, Enclosure, Partial Enclosure, Noise Reduction (NR)


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Galih Anindita
Dosen Pembimbing 2 : Indri Santiasih

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.