Analisis Pelaksanaan Job Safety Analysis (JSA) Berdasarkan Teknik MORT Pada Pekerjaan Rubber Lining PT. Yerry Primatama Hosindo

THE ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) BASED ON MORT TECHNIQUE AT RUBBER LINING PT. YERRY PRIMATAMA HOSINDO

Susanti Wiryani (6510040073)


Abstrak

Rubber lining merupakan salah satu rangkaian pekerjaan spesialis anti korosi untuk melindungi tangki agar tidak mudah korosi dari cairan. Pekerjaan ini memiliki risiko kecelakaan yang cukup tinggi dan dibutuhkan pengenalan akan sumber hazard serta ketepatan dalam pelaksanaan Job Safety Analysis (JSA), untuk dapat mencegah timbulnya kecelakaan. Berdasarkan data laporan kecelakaan masih terdapat kecelakaan kerja dan hampir celaka yang sering terjadi pada pekerjaan rubber lining. Hal ini menunjukkan terdapat permasalahan pada JSA PT. Yerry Primatama Hosindo dalam hal penyusunan dan pelaksanaan JSA. Teknik yang digunakan untuk menganalisis penyebab masalah dalam pelaksanaan JSA adalah teknik MORT yang telah dikembangkan oleh Bill Johnson sejak tahun 1980. Teknik ini dipilih karena salah satu fungsinya untuk mengevaluasi kualitas program keselamatan perusahaan industri dan penekanan pada faktor Management Oversight. Penyebab tidak tepatnya penyusunan JSA dan penyebab masalah dalam pelaksanaan JSA di lokasi kerja, dianalisis menggunakan teknik MORT yang difokuskan pada Basic Task Spesific Risk Assessment Not Performed dan Task Spesific Risk Assessment LTA. Pada penelitian ini dilakukan investigasi langsung dengan menggunakan diagram dan checklist berdasarkan NRI MORT User Manual?s dimana terdapat event-event penyebab permasalahan, untuk setiap jawaban dari checklist investigasi MORT mengilustrasikannya dengan pengkodean warna. Jawaban dari checklist didapatkan dengan pengamatan lapangan, analisis dokumen dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak dilaksanakannya JSA (Task spesific risk asessment not performed) disebabkan karena tidak diwajibkannya JSA, tidak jelasnya penugasan pembuatan JSA, tidak dibuatnya JSA, kurangnya keahlian membuat JSA. Untuk tidak tepat penilaian JSA (Task spesific risk control LTA) disebabkan oleh Lingkup JSA, Kemampuan menganalisis JSA, Prioritas bahaya, Kesesuaian, dan Ketersediaan JSA. Maka dari itu manajemen harus memastikan JSA dilaksanakan dengan tepat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelaksanaan JSA sebagai bentuk pengkajian sistematis untuk mengenal hazard dan menentukan tindakan pengandalian kecelakaan. Kata kunci: Rubber lining, Hazard, Kecelakaan kerja, MORT, Job Safety Analysis (JSA), Management Oversight, Task Spesific Risk Assessment Not Performed, Task Spesific Risk Assessment LTA


Abstract

Rubber lining is one of a series of anti-corrosion specialists that is to protect the tank to prevent corrosion from the liquid. It is a job that has a high risk of accident and it required knowledge of the hazard source and accuracy in the implementation of Job Safety Analysis (JSA), in order to prevent the accidents appear. Based on accident report data still there are accidents and accidents that almost happened which often occur in rubber lining. This showed that there are problems on JSA of PT. Yerry Primatama Hosindo in terms of the arranging and the implementation of JSA. The technique that is used to analyze the causes of the problem in the implementation of JSA is a MORT technique that has been developed by Bill Johnson since 1980. The technique is chosen because one of its functions is to evaluate the quality of the company's industrial safety program and an emphasis on Management Oversight factors. The cause of the arranging of JSA which is not improper and the cause of the problems in the implementation of the JSA at work site, was analyzed using MORT technique that is focused on Basic of Task Specific Risk Assessment Not Performed and Task Specific Risk Assessment LTA. This study conducted an investigation directly by using diagrams and checklists based NRI MORT User's Manual where there are events of the cause of the problems for any answer from MORT investigative checklists which are illustrate with the color coding. The answer of the checklist is obtained from the field observations, document analysis and interviews. The results showed that the JSA that is not implemented (task risk specific assessment and not the performed) due to event Task analysis not required, dan Authority LTA. For the improper assessment of the JSA (task specific risk control LTA) caused by event, Scope LTA, Analitical skill LTA, Hazard prioritisation LTA, Compability LTA, Availability LTA. Therefore, the management should ensure that the JSA implemented with appropriate and raising awareness of the importance of the implementation of the JSA as a form of systematic assessment to identify hazards and determine control measures accident. Keywords: Rubber lining, Hazard, Accidents, MORT, Job Safety Analysis(JSA), Management Oversight, Task Specific Risk Assessment NotPerformed, Task Specific Risk Assessment LTA


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Rona Riantini
Dosen Pembimbing 2 : Mohamad Hakam

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.