Studi Penurunan Kadar COD dengan Menggunakan Teknik Fitoremediasi di Kolam Limbah PT.X

The Study of Decreasing Levels of COD by Using Phytoremediation Techniques in Waste Ponds of PT. X

Etrika Surya Dewi (6510040067)


Abstrak

PT. X menghasilkan limbah dari kondisi emergency yang terjadi pada area produksi refinery, CPKO, oleochemical dan biodiesel. Limbah yang keluar karena kondisi tersebut akan dialirkan melalui saluran drainase dan dikumpulkan ke dalam kolam limbah yang terletak di tepi laut. Limbah yang terkumpul di kolam limbah PT. X tidak pernah dilakukan pengolahan sama sekali. Jika kolam limbah penuh, limbah akan meluap ke laut. Ini menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan, khususnya pencemaran air laut dikarenakan nilai chemical oxygen demand (COD) air limbah di kolam limbah melebihi baku mutu limbah berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur No. 45 Tahun 2002 yaitu sebesar 624 mg/L. Salah satu upaya yang mudah, murah dan aplikatif untuk mengurangi dampak tersebut adalah secara fitoremediasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan terbaik dalam menurunkan kandungan COD limbah cair di kolam limbah PT.X dengan menggunakan tanaman eceng gondok (Eichornia crassipes) dan kayu apu (Pistia stratiotes). Metode yang digunakan adalah eksperimen skala laboratorium dengan menggunakan reaktor percobaan bervolume 10,24 L yang diisi dengan limbah dari kolam limbah tanpa pengenceran (konsentrasi 100%) dan limbah dengan pengenceran (konsentrasi 75%). Setiap jenis tanaman di ujikan terhadap limbah konsentrasi 100% dan 75% dengan ditambahkan satu reaktor pembanding pada masing ? masing jenis tanaman. Percobaan dilakukan selama 14 hari dengan pengamatan serta pengambilan sampel pada hari ke ? 0, ke ? 4, ke ? 8, ke -12 dan ke ? 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eceng gondok (Eichornia crassipes) memberikan hasil terbaik dalam menurunkan COD limbah kolam PT.X dibandingkan dengan kayu apu (Pistia stratiotes ). Eceng gondok menurunkan COD limbah dengan efisiensi 43,99% dengan nilai awal 624 mg/L menjadi 349,5 mg/L pada konsentrasi 100% dan efisiensi 53,97% dengan nilai awal 466 mg/L menjadi 214,5 mg/L pada konsentrasi 75% dengan daun masih tampak hijau meskipun ada beberapa batang yang mati namun eceng gondok masih tetap hidup. Kata kunci : Fitoremediasi, COD, Eichornia crassipes, Pistia stratiotes


Abstract

X company produces waste from the emergency condition that occurs in the area of refinery, CPKO, oleochemical and biodiesel. The waste is produced from that condition will be passed through the drainage canals and collected in a waste pool located by the sea. Waste processing is never done to solve the problem of waste collected by the X Company. If the pool is full, the waste will overflow into the sea. This ultimately causes the environmental pollution, especially pollution of sea water due to the amount of waste (chemical oxygen demand) COD exceeds the quality standard of waste by East Java Governor decision no. 45 in 2005 which is about 624 mg/L. One of the easy, inexpensive, and applicable ways to decrease that impact is phytoremediation. This study is aimed to discover the best means to reduce the content of COD in the pool of liquid waste using water hyacinth plants (Eichornia crassipes) and water lettuce (Pistia stratiotes). The method in this study was laboratory-scale experiment using 10,24 L experimental reactor filled with the waste from the pool without dilution (concentration of 100%) and waste with dilution (concentration of 75%). Each plant was tested in 100% and 75% concentration waste and also in the comparison reactors for each plant. The experiment was done 14 days with the observation and sample taking on the days 0, 4, 8, 12 and 14. The result of the study showed that water hyacinth plants gave the best result in lowering the COD of X company waste compared to water lettuce. The efficiency of Water hyacinth plants in reducing the COD of waste was 43,99% from the initial value of 624 mg/L to 349,5 mg/L within the concentration of 100% and 53,9 % waste reducing efficiency from initial value of 466 mg/L to 214 mg/L. The leaves of water hyacinth plants still lived and appeared in green colors despite the dead stalks. Keywords : Phytoremediation, COD, Eichornia crassipes, Pistia stratiotes


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mirna Apriani
Dosen Pembimbing 2 : Galih Anindita

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.