ANALISIS KEGAGALAN PADA AMMONIA PERFECTOR PLANT DI AREA MARGARINE UNTUK MENCEGAH MASUKNYA UDARA (Studi Kasus di PT.SIMP - Refinery Division, Surabaya)

FAILURE ANALYSIS OF AMMONIA PERFECTOR PLANT IN MARGARINE AREA TO PREVENT ENTRY OF AIR (Case Study At PT.SIMP ? Refinery Division, Surabaya)

Muhammad Husen Habibi (6510040056)


Abstrak

ABSTRAK PT. Salim Ivomas Pratama - Surabaya merupakan salah satu industri yang bergerak di bidang pengolahan minyak dan lemak nabati, dimana produk utamanya adalah minyak goreng dan margarine. Receiver Tank, Perfector, Accumulator, Compressor dan Oil Separator serta Evaporative Condenser merupakan bagian penyusun dari Ammonia Perfector Plant yang terletak di Margarine Plant II. Dari data record kerusakan tahun 2011-2013 didapatkan bahwa perbaikan dari kerusakan yang ada di Ammonia Perfector Plant cukup bervariasi. Penelitian ini menggunakan beberapa metode identifikasi bahaya yaitu Failure Mode Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk mengidentifikasi kegagalan, akibat yang dapat ditimbulkan dan peringkat resiko dari perhitungan nilai Risk Priority Number (RPN) dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk memperoleh penyebab dasar dari resiko yang terprioritas. Ditambahkan Benefit Cost Analysis (BCA) untuk pengembangan dan pemilihan dari solusi alternatif guna mengeliminasi atau mereduksi resiko tersebut dan dibuatkan sebuah prosedur (instruksi kerja) mengenai cara drain yang aman dilihat dari sisi keselamatan dan kesehatan kerjanya. Hasil akhir dari penelitian ini didapatkan 10 resiko yang diprioritaskan. Resiko 1 memiliki 22 penyebab, 11 MCS (Minimal Cut Sets), dan probabilities 0,486 kali/tahun. Resiko 2 memiliki 4 penyebab, 4 MCS, dan probabilities 0,984 kali/tahun. Resiko 3 memiliki 8 penyebab, 12 MCS, dan probabilities 1,721 kali/tahun. Resiko 4 memiliki 7 penyebab, 7 MCS, dan probabilities 2,806 kali/tahun. Resiko 5 memiliki 6 penyebab, 8 MCS, dan probabilities probabilities 0,195 kali/tahun. Resiko 6 memiliki 11 penyebab, 11 MCS, dan probabilities 3,709 kali/tahun. Resiko 7 memiliki 9 penyebab, 9 MCS, dan probabilities 3,183 kali/tahun. Resiko 8 memiliki 5 penyebab, 5 MCS, dan probabilities 2,707 kali/tahun. Resiko 9 memiliki 6 penyebab, 6 MCS, dan probabilities 2,297 kali/tahun. Resiko 10 memiliki 4 penyebab, 4 MCS, dan probabilities 1,587 kali/tahun. Secara keseluruhan solusi yang diberikan berupa pemeriksaan rutin pada komponen yang memberikan efek signifikan jika terjadi kegagalan. Kata Kunci : Ammonia Perfector Plant, Benefit Cost Analysis, Failure Mode Effect Analysis, Fault Tree Analysis, Minimal Cut sets, Risk Priority Number


Abstract

ABSTRACT PT. Salim Ivomas Primary - Surabaya is one of the industry engaged in the processing of edible oils and fats, which are the main products of cooking oil and margarine. Receiver Tank, Perfector, Accumulator, Compressor and Oil Separator and Evaporative Condenser is a constituent part of the Ammonia Perfector Plant located in Margarine Plant II. From the data obtained in 2011-2013 record damage that repair of existing damage in Ammonia Plant Perfector quite varied. This study uses multiple methods of hazard identification is Failure Mode Effect Analysis (FMEA) is used to identify the failure, and the effects that these risk ratings of calculating the value of the Risk Priority Number (RPN) and Fault Tree Analysis (FTA) to acquire the basic causes of risk prioritized. Added Benefit Cost Analysis (BCA) for the development and selection of alternative solutions to eliminate or reduce the risks and created a procedure (work instructions) on how to safely drain in terms of safety and health work. The final results of this study found 10 priority risks. Risk 1 has 22 causes, 11 MCS (Minimal Cut Sets), and the probabilities of 0.486 times / year. Risk 2 has 4 causes, 4 MCS, and the probabilities of 0.984 times / year. Risk 3 has 8 causes, 12 MCS, and the probabilities of 1.721 times / year. Risk 4 has 7 causes, 7 MCS, and the probabilities of 2,806 times / year. Risk 5 has 6 causes, 8 MCS, and the probabilities of probabilities 0.195 times / year. Risk 6 has 11 causes, 11 MCS, and the probabilities of 3.709 times / year. Risk 7 has 9 causes, 9 MCS, and probabilities 3,183 times / year. Risk 8 have 5 causes, 5 MCS, and the probabilities of 2,707 times / year. Risk 9 has 6 causes, 6 MCS, and the probabilities of 2,297 times / year. Risks 10 has 4 causes, 4 MCS, and the probabilities of 1,587 times / year. Overall solution is given in the form of regular checks on components that provide a significant effect in case of failure. Keywords: Ammonia Perfector Plant, Benefit Cost Analysis, Failure Mode Effect Analysis, Fault Tree Analysis, Minimal Cut sets, Risk Priority Number


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Indri Santiasih
Dosen Pembimbing 2 : Mirna Apriani

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.